Sikap Berkelas Mike Maignan Setelah Jadi Korban Rasialisme Fan Juventus

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Isu rasialisme kembali terjadi di Serie A. kali ini dialami kiper AC Milan, Mike Maignan, saat menghadapi Juventus akhir pekan lalu.

- Advertisement -

Saat melakukan pemanasan, Maignan mendapat ejekan rasial dari fan Juventus. Ia sadar dengan ejekan tersebut tapi tidak menggubris mereka. Sang kiper terus berkonsentrasi menyiapkan pertandingan.

Beberapa hari setelahnya, kiper asal Prancis pun bereaksi. Dia percaya masalah menahun ini akan terus terulang dan dia bukan jadi yang terakhir.

“Minggu malam di stadion Allianz beberapa fan Juventus melontarkan hinaan dan nyanyian rasial pada saya. Apa yang Anda ingin saya katakana? Apakah Anda ingin saya bilang bahwa rasialisme itu buruk dan para fan bodoh? Ini bukan tentang itu,” tulis sang kiper di Twitter.

mike maignanJuventus mencetak gol cepat lewat Alvaro Morata dan mengontrol permainan saat menjamu AC Milan.
tuttosport

“Saya bukan yang pertama dan saya tidak akan menjadi yang terakhir. Selama kita melihat apa yang terjadi sejarah akan terulang lagi dan lagi,” ia menambahkan.

Mike Maignan pertanyakan Sikap Pemangku Kepentingan

Rasialisme adalah musuh sepak bola. Sudah banyak aksi yang dilakukan, baik itu dari pemain, klub, pemangku kepentingan federasi, hingga fan itu sendiri.

Akan tetapi nyatanya masih banyak kejadian serupa terjadi. Bahkan kini rasialisme sudah menjalar ke media sosial.

Dengan tegas Mike Maignan berkata bangga sebagai kulit hitam. Dia berikrar akan terus melawan diskriminasi di dunia sepak bola.

“Saya berada di klub yang berusaha menjadi pemimpin dalam menentang setiap diskriminasi. Tapi kita perlu berbuat lebih banyak lagi dan semua harus bersatu dalam melawan masalah ini,” tegasnya.

“Apakah orang-orang yang mengambil keputusan tahu bagaimana rasanya mendengar hinaan yang menggambarkan kita sebagai binatang? Apakah mereka tahu apa yang terjadi pada keluarga kami yang tidak mengerti mengapa ini terus terjadi?,” sambungnya.

“Saya bukan korban rasialisme. Saya Mike, berdiri di sini, berkulit hitam dan saya bangga. Selama kami bisa meningkatkan suara kami dan membuat perbedaan kami akan melakukannya,” tutup Mike Maignan.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img