Lila Tan, dari Miss Universe Hingga Debut Lawan Timnas Putri Indonesia

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Foootball5star.com Indonesia – Nama Lila Tan mendapat sorotan ketika timnas putri Singapura menghadapi timnas putri Indonesia pada kualifikasi Piala Asia Putri 2022. Bagaimana tidak, bermodal paras cantik dan tubuh menjulang, Lila begitu menonjol di antara 22 pemain yang ada di lapangan.

- Advertisement -

Lila merupakan pesepak bola berusia 18 tahun yang menjadi bagian dari timnas putri Singapura dalam dua pertandingan melawan Garuda Pertiwi. Penampilannya dalam mengawal lini tengah Singapura pun cukup apik.

Lila Tan, Finalis Miss Universe Singapura, Timnas Putri SIngapura, Debut Lawan Timnas Putri Indonesia - Facebook FAS
Facebook FAS

Perempuan blasteran Prancis, Cina, dan Singapura, itu memiliki determinasi dan kontrol bola yang baik. Meski timnya harus menderita kekalahan 0-1 dalam dua pertandingan melawan Indonesia, performa Lila tak lantas bisa dikecilkan.

Menariknya, di luar aksi impresifnya di atas lapangan hijau, gadis lama menetap di Shanghai, Cina, selama 14 tahun itu memiliki profesi lain. Dia dikenal juga sebagai model yang kariernya sedang menanjak di Singapura.

Lila Tan Sempat Menderita Krisis Kepercayaan Diri

Lila Tan, Finalis Miss Universe Singapura, Timnas Putri SIngapura, Debut Lawan Timnas Putri Indonesia - Instagram @lilaatan
Instagram @lilaatan

Dunia model digelutinya setelah sempat mengalami kriss kepercayaan diri pada masa remaja. Ketika itu, Lila acap membandingkan dirinya dengan wanita-wanita cantik di media sosial. Dia juga merasa minder karena memiliki tubuh yang dinilai tak bagus.

“Aku berpikir tak memiliki kecantikan karena badanku tak terlihat proporsional. Namun setelah beberapa waktu, aku mulai belajar menghargai tubuh yang kumiliki dan apa yang bisa kulakukan,” ucap Lila, dikutip Football5star dari media Singapura.

Lila Tan, Finalis Miss Universe Singapura, Timnas Putri SIngapura, Debut Lawan Timnas Putri Indonesia 2 - Instagram @lilaatan
Instagram @lilaatan

Setelah terjun ke dunia model, kariernya lantas melesat. Tak tanggung-tanggung, Lila merupakan finalis untuk ajang kecantikan paling bergengsi, Miss Universe Singapura, pada tahun ini.

Meski karier di dunia model sedang naik daun, kecintaan Lila terhadap sepak bola tak lantas tergerus. Pengaruh dari ayah dan kakaknya yang juga menggemari olahraga si kulit bulat mengantarkan Lila Tan untuk terjun ke pentas profesional.

Lila Tan, Finalis Miss Universe Singapura, Timnas Putri SIngapura, Debut Lawan Timnas Putri Indonesia 1 - Facebook FAS
Facebook FAS

Saat ini, dia tercatat menjadi salah satu pemain andalan di klub sepak bola putri profesional di Singapura, Lion City Sailors.

“Mereka (ayah dan kakakku) sangat menggemari sepak bola. Hal itu menginspirasiku untuk menggeluti olahraga ini. Aku adalah orang yang sangat berorientasi terhadap olahraga ini dan hal itu menjadi pemicu aku terus bekerja keras setiap hari. Aku selalu menyadari bahwa mimpiku adalah menjadi pesepak bola,” bilang Lila.

Timnas Putri Indonesia Lawan Pertama Lila Tan di Pentas Internasional

Lila Tan, Finalis Miss Universe Singapura, Timnas Putri SIngapura, Debut Lawan Timnas Putri Indonesia 1 - Instagram @lilaatan
Instagram @lilaatan

Perjalanan Lila dalam merintis karier sepak bola memang tak terlalu mulus. Dia mulai belajar sepak bola sejak usia 5 tahun dan mayoritas bersama anak laki-laki. Mimpinya untuk menjadi pesepak bola profesional akhirnya terbuka lebar setelah resmi bergabung dengan Lion City Sailors.

Sayang, pandemi Covid-19 membuat kariernya agak terhambat. Sejak membela Lion City Sailors, Lila urung mencicipi laga kompetitif bersama klubnya. Meski begitu, bakatnya yang istimewa tetap membuatnya dilirik oleh Asosiasi Sepak Bola Singapura untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia Putri 2022.

Lila Tan, Finalis Miss Universe Singapura, Timnas Putri SIngapura, Debut Lawan Timnas Putri Indonesia 2 - Facebook FAS
Facebook FAS

Alhasil, pengagum Lionel Messi dan Jordyn Huitema itu berkesempatan melakoni debut bersama Singapura dalam dua laga melawan timnas putri Indonesia. Dia masuk kedalam 23 pemain yang dibawa, dan bahkan menjadi andalan dalam dua laga melawan Garuda Pertiwi.

Kini, Lila Tan berharap mimpinya menjadi pesepak bola profesional akan berjalan mulus. Namun, dia sadar ada hal yang perlu dibenahi agar para pesepak bola putri Singapura bisa lebih berkembang.

“Perempuan di sepak bola Singapura diperlakukan berbeda dengan laki-laki. Kami tak diberikan kesetaraan fasilitas dan peluang. Aku merasa hal ini perlu diubah segera. Kita masih meremehkan perempuan dan talenta luar biasa yang dimilikinya. Tapi, selama terus percaya dan berjuang, kita bisa mengguncang dunia,” sebutnya memungkasi.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img