Aparat Hukum Belanda Usut Mural Anti-Semit Soal Steven Berghuis

BACA JUGA

Banner Gamespool Baru Football5Star

Football5Star.com, Indonesia – Kontroversi kepindahan Steven Burghuis dari Feyenoord ke AFC Ajax masih terus bergulir. Baru-baru ini, aparat hukum di Belanda secara resmi membuka pengusutan kasus mural anti-Semit yang ditujukan kepada sang pemain setelah resmi menyeberang dari Rotterdam ke Amsterdam.

Putusan Berghuis pindah ke Ajax menuai protes keras dari para fan Feyenoord. Di antara mereka ada yang mengekspresikannya dengan sebuah mural besar pada sebuah dinding di Rotterdam-Crooswijk, akhir Juli silam. Mural tersebut berbau anti-Semit.

Mural anti-Semit soal Steven Berghuis akhirnya diusut oleh aparat hukum Belanda.
rijnmond.nl
- Advertisement -

Pada mural tersebut, Berghuis digambarkan dengan hidung besar dan memakai baju tahanan kamp konsentrasi NAZI dengan bintang Daud di dada dan kipah di kepala. Lalu, di samping gambar itu tertulis kata-kata “Orang-orang Yahudi selalu melarikan diri”. Hal itulah yang kemudian menuai kecaman dan aparat hukum lantas bertindak.

Mural itu sudah melanggar batas. “Ini menimbulkan kemarahan dan kesedihan mendalam terutama di antara para penyintas holocaust dan kerabat orang-orang yang melawan pembunuhan orang-orang Yahudi semasa Perang Dunia II,” urai pihak kejaksaan seperti dikutip Football5Star.com dari Nederlandse Omroep Stichting.

Mural Anti-Semit Digugat Komunitas Yahudi

Langkah aparat hukum Belanda yang akan melakukan pengusutan terhadap mural anti-Semit yang diarahkan kepada Steven Berghuis dan Ajax disambut baik sebuah komunitas Yahudi, Pusat Dokumentasi dan Informasi Israel (CIDI). Sejak awal, mereka memang berharap ada tindakan nyata terhadap pelaku penghinaan rasial tersebut.

“Kami senang pihak kejaksaan menggunakan semua alat untuk melacak sang pelaku. Ini jelas-jelas anti-Semit,”ujar juru bicara CIDI kepada Rijnmond. “Ini bukan hanya hooliganisme atau buadaya sepak bola. Ada batas yang telah dilanggar dan harus diproses dengan tuntutan pidana.”

Kepindahan Steven Berghuis ke AFC Ajax menuai reaksi negatif dari para fan Feyenoord.
ajaxshowtime.com

Sebelumnya, CIDI sudah menunjukkan sikap tegas kepada Feyenoord. Mereka tak ragu menuntut pihak klub untuk meminta maaf karena mural anti-Semit itu nyata-nyata dibuat oleh segelintir fan klub asal Rotterdam tersebut. Mereka juga menilai larangan masuk stadion saja tidaklah cukup.

Lebih jauh, CIDI mengungkapkan tuntutan lain kepada Feyenoord terkait mural anti-Semit itu. “Menilik akumulasi insiden yang muncul dan keseriusan mural ini, kami ingin manajemen Feyenoord meminta maaf kepada semua orang yang telah tersakiti,” kata juru bicara CIDI lagi.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img