Nostalgia Hari Ini: Awal Terhentinya Dominasi Barcelona

BACA JUGA

Football5star.com, Indonesia – Barcelona pada musim 2005-06 menjadi penguasa di Spanyol dan Eropa. Dilatih Frank Rijkaard, Blaugrana tak terbendung untuk menjadi juara di Liga Spanyol dan Liga Champions.

Berstatus sebagai juara Liga Champions, Barcelona menjadi wakil UEFA di Piala Dunia Antarklub 2006. Blaugrana diprediksi akan meraih gelar juara saat itu. Di babak semifinal, Barca menghadapi Club America, juara CONCACAF Champions League.

Nostalgia Hari Ini: Awal Terhentinya Dominasi Barcelona
- Advertisement -

Barca dengan mudah melewati adangan dari Club America. Empat gol dicetak oleh Eidur Gudjohnsen, Rafa Marquez, Ronaldinho dan Deco. Barca melaju ke partai puncak menghadapi juara Copa Libertadores, Internacional.

Klub Brasil ini sendiri melangkah ke final dengan susah payah. Di partai semifinal, Internacional menang tipis 2-1 dari juara Afrika, Al Ahly.

- Advertisement -

Laga final Piala Dunia Antarklub 2006 berlangsung di Stadion Yokohama, Jepang pada 17 Desember 2006. Di atas kertas, Barca diprediksi akan menang mudah. Hanya bermaterikan pemain lokal Brasil, Internacional faktanya memang cukup kerepotan menghadapi Barcelona.

Barca begitu mendominasi jalannya pertandingan. Dikutip Football5star.com dari data Whoscored, Kamis (17/12/2021), Barca menguasai bola sebanyak 57 persen. Ronaldinho dkk juga melepaskan 17 tembakan, sedangkan Internacional praktis hanya mengandalakn serangan balik.

Nostalgia Hari Ini: Awal Terhentinya Dominasi Barcelona

Barcelona Akhiri Dominasi

- Advertisement -

Demi bisa menghentikan permainan Barca, pemain Internacional terpaksa melakukan permainan keras. Tercatat klub Brasil itu melakukan pelanggaran sebanyak 25 kali atau dua kali lebih banyak dari Barca.

Internacional pun sepanjang laga hanya mampu lepaskan dua kali tembakan yang mengarah ke gawang. Namun satu tembakan yang mengubah segalanya. Memasuki menit akhir pertandingan, usaha Barca tak mampu berbuah gol.

Menit ke-82, pemain pengganti Luiz Adriano lepaskan umpan panjang dari lapangan tengah ke arah Adriano Gabiru. Bek Rafa Marquez coba menghalau namun malah terpeleset. Gabiru pun tinggal head to head dengan Victor Valdes.

Nostalgia Hari Ini: Awal Terhentinya Dominasi Barcelona

Usaha Valdes untuk menghalau sepakan Gabiru sia-sia, bola masuk ke gawang dan Internacional cetak gol kemenangan. Ini menjadi gelar pertama Internacional di Piala Dunia Antarklub.

Sedangkan bagi Barcelona, kegagalan di Piala Dunia Antarklub 2006 berlanjut dengan kegagalan lainnya. Pada musim 2006-07, Ronaldinho dkk juga hanya mampu menjadi juara di Supercopa de Espana.

Selebihnya mereka hanya jadi runner up di LaLiga 2006-07, terhenti di babak 16 besar Liga Champions, juga gagal meraih gelar Piala Super Eropa. Kegagalan itu berlanjut di musim 2007-08 yang mengakibatkan Frank Rijkaard digantikan Pep Guardiola di musim 2008-09.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img