Nostalgia Hari Ini: Boaz Solossa Kembali Usai Tolak Panggilan Timnas Indonesia

BACA JUGA

Nostalgia Hari Ini: Boaz Solossa Kembali Usai Tolak Panggilan Timnas Indonesia 3

Football5Star.com, Indonesia – 28 Maret 2007, menjadi salah satu hari yang tak akan terlupakan buat Boaz Solossa di Timnas Indonesia. Sempat setahun menolak panggilan negara, Boaz akhirnya kembali.

Pada 2006, Boaz memang menolak panggilan untuk pelatnas Timnas U-23 Indonesia karena beberapa hal. Bahkan, kala itu PSSI sempat memberi ancaman. Mereka mengancam akan menghukum pemain yang menolak panggilan memperkuat timnas.

- Advertisement -

Namun demikian, Persipura Jayapura lantas melakukan pembelaan. Salah satu pengurus Persipura, Iwan Nazaruddin, kala itu menyebut PSSI tak adil kalau memberikan sanksi kepada Boaz yang menolak panggilan timnas.

“Tidak fair kalau Pengurus Harian PSSI langsung memberikan sanksi kepada pemain tanpa mendengarkan penjelasan atau pertimbangan dari klub. Mereka juga harus merespons sikap dan persoalan kita,” kata Iwan kala itu.

- Advertisement -

Beberapa saat kemudian, Boaz Solossa akhirnya dijatuhi hukuman tak boleh tampil membela Timnas di pentas resmi PSSI.

Namun demikian, hukuman itu dicabut usai Boaz kembali bersedia membela Timnas U-23 menghadapi Lebanon, 28 Maret 2007.

Nostalgia Hari Ini: Boaz Solossa Kembali Usai Tolak Panggilan Timnas Indonesia
Dok. Antara
- Advertisement -

“Boaz merupakan pemain bertalenta bagus, salah satu pemain muda berbakat milik Indonesia. Sedikit banyak dia bisa mempertajam lini depan barisan tim kami,” ungkap pelatih Timnas U-23 Indonesia kala itu, Bambang Nurdiansyah, sebelum menghadapi Lebanon.

Comeback yang Buruk

Sayang, comeback legenda Persipura Jayapura itu di timnas tak berjalan bagus. Dalam partai lanjutan PraOlimpiade 2008 di Stadion Lebak Bulus, 28 Maret 2007, Timnas U-23 harus kalah 1-2 dari Lebanon.

Kala itu, walau menguasai perolehan bola, Timnas U-23 malah kejebolan lebih dahulu. Pemain Lebanon,Hasan Maatouk sukses menjebol gawang Indonesia melalui kombinasi di sayap kiri pertahanan Indonesia sebelum memperdaya kiper timnas U-23, Ronny Tri.

Boaz Solossa kala itu nyaris membuat timnas menyamakan kedudukan. Melalui kerja sama dengan Cornelius melalui umpan pendek, penyelesaian akhir Boaz masih mengarah ke kiper.

Gol penyama kedudukan Timnas U-23 akhirnya datang menit ke-60. Berawal dari tendangan keras Atep Rizal membentur kepala bek Lebanon. Bola itulantas dicuri oleh Jajang Mulyana yang lantas melepaskan tembakan menyusur tanah.

Sayangnya dua menit kemudian Indonesia kembali lengah dan berakibat gol kedua Lebanon. Tendangan penjuru di sebelah kiri gawang dituntaskan dengan baik oleh Husein Amine. Hasil itu pun bertahan hingga peluit panjang. Kekalahan 1-2 dari Lebanon itu sekaligus merusak momen comeback Boaz ke Timnas U-23 Indonesia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img