Nostalgia Hari Ini: Bom Hantam Kantor Barcelona

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Barcelona, salah satu wilayah di Spanyol, sedikit berbeda dari wilayah lainnya. Hingga saat ini mereka masih kerap menyuarakan kemerdekaan.

Isu ini bahkan sampai ke dunia sepak bola. Berada di region Katalonia, setiap pertandingan Barcelona vs Real Madrid di Camp Nou, fan selalu membentangkan bendera Senyera dan meneriakkan kemerdekaan.

- Advertisement -

Jika menarik sejarah, apa yang dilakukan fan Barcelona sekarang sangat kental dengan perjuangan orang-orang Katalonia tempo dulu. Dari sekian banyak perlawanan, memori 16 Maret 1938 tidak akan dilupakan.

barcelona UCSD Libraries
UCSD Libraries

Pada hari itu, bom dijatuhkan dari udara. Nahasnya, bom tersebut menghantam kantor klub kebanggaan warga Katalonia, FC Barcelona.

- Advertisement -

Bom dijatuhkan oleh Legionary Air Force (LAF) Italia. Untuk diketahui, Italia mengebom wilayah Katalonia atas permintaan pemimpin Spanyol saat itu, Jenderal Franco. Dia ingin menaklukkan wilayah semi-otonom Katalonia.

Ketika itu Katalonia jadi wilayah terakhir yang melakukan perlawanan terhadap Franco. Mereka melakukan perlawanan sengit hingga membuat sang jenderal meminta bantuan pada sekutu dekatnya, Benito Mussolini, si tangan besi Italia.

- Advertisement -

Pasukan nasionalis Spanyol dibekali senjata dari Italia dan Jerman. Bahkan LAF selalu siaga di udara menunggu perintah Franco.

Menghapus Bendera dari Lambang Barcelona

Hingga pada akhirnya bom dijatuhkan LAF ke kota Barcelona. Kantor El Barca hancur porak-poranda. Ratusan korban jiwa melayang akibat bom tersebut.

Tidak hanya bom, pasukan Spanyol juga menyerang dari darat. Beberapa bulan setelah penyerangan itu, Jenderal Franco berhasil mengambil alih Katalonia.

Keberhasilan ini membawa perubahan drastis. Salah satu kebijakan Franco adalah menghapus semua simbol kemerdekaan Katalonia.

barcelona breakingthelines
breakingthelines

Kebijakan ini berdampak langsung pada FC Barcelona. Mereka dituntut melepas bendera Katalonia dari lambang klub dan mengganti nama menjadi Club de Futbol Barcelona. Pada 1974, ketika Franco mundur dari kekuasaan karena sakit, El Barca mengembalikan bendera Katalonia ke lambang mereka.

Hingga sekarang, fan Azulgrana terus menyuarakan kemerdekaan. Dengan bangga pula mereka menyebut “Katalonia bukan Spanyol”.

Apalagi saat menjamu Real Madrid yang menjadi representatif Jenderal Franco selama memimpin Spanyol.

https://www.youtube.com/watch?v=36YdKKFOADc
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img