Beranda Artikel Khusus Nostalgia Hari Ini: Brasil Bantai Argentina di Final Piala Konfederasi 2005

Nostalgia Hari Ini: Brasil Bantai Argentina di Final Piala Konfederasi 2005

Nostalgia Hari Ini Brasil Bantai Argentina di Final Piala Konfederasi 2005
Nostalgia Hari Ini: Brasil Bantai Argentina di Final Piala Konfederasi 2005 4

Football5Star.com, Indonesia – Tepat hari ini, 29 Juni, 16 tahun yang lalu, Brasil berhasil mengalahkan rival abadinya, Argentina, di final Piala Konfederasi 2005. Selecao berhasil mengalahkan Argentina dengan skor telak 4-1.

Brasil lolos ke Piala Konfederasi 2005 dengan status juara Piala Dunia 2002. Namun, kini mereka tidak membawa beberapa pemain bintang mereka saat Piala Dunia 2002, seperti Ronaldo, Roberto Carlos, dan sang kapten, Cafu.

Namun, mereka masih memiliki banyak pemain top. Sebut saja, Adriano, Kaka, dan Ronaldinho yang ketiganya sedang berada dalam puncak performanya. Lalu ada juga wonderkid asal Santos, Robinho. Tak adanya Cafu membuat Ronaldinho menjadi kapten di kompetisi ini.

Brasil sebenarnya memulai kompetisi dengan kurang baik. Mereka hanya lolos sebagai runner-up grup setelah hanya meraih 4 poin dan hanya hunggul selisih gol dari Jepang.

@tphoto2005

Karena itu, mereka bertemu tuan rumah sekaligus lawan mereka di final Piala Dunia 2002, Jerman, di semifinal. Tapi, Selecao tampil luar biasa setelah berhasil menang 3-2 lewat dua gol Adriano dan Ronaldinho. Pada babak final, mereka bertemu rival abadi mereka, Argentina. La Albiceleste sendiri lolos ke Piala Konfederasi 2005 sebagai runner-up Copa America 2004.

Jalannya Pertandingan

Bermain di Waldstadion, Frankfurt. Brasil mendominasi jalannya laga sejak sepakan mula dilakukan. Imbasnya Brasil pun berhasil meraih keunggulan cepat di menit ke-11. Berawal dari penetrasi Cicinho di sisi kiri pertahanan Argentina, sodoran bolanya dimaksimalkan Adriano lewat tendangan keras yang masuk ke gawnang German Lux.

Baru lima menit berselang, Kaka, lewat sepakan melengkungnya, mengubah kedudukan menjadi 2-0 dan Lux hanya bisa terpana melihat bola masuk ke gawangnya. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0.

Selecao kembali beringas pada babak kedua. Baru berjalan dua menit, Ronaldinho berhasil membuat skor menjadi 3-0 setelah menerima umpan dari Cicinho.

Fato Amazonico

Tertinggal 3-0, pelatih Jose Pekerman memasukkan amunisi baru seperti Pablo Aimar, Luciano Galletti dan Carlos Tevez. Namun La Albiceleste justru kembali kebobolan. Lewat skema serangan balik pada menit ke-64. Cicinho berhasil memberi umpan ke Adriano yang berhasil mencetak gol keduanya di laga itu.

Argentina hanya bisa membalas lewat gol sundulan Aimar dua menit setelah gol Adriano. Laga berakhir dengan skor telak 4-1.

Hasil itu membuat Brasil menjadi juara Piala Konfederasi untuk kedua kalinya dengan Adriano menjadi top skorer kompetisi sekaligus meraih Golden Ball.