Nostalgia Hari Ini: Duet Grafite dan Edin Dzeko Hancurkan Bayern Munich

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Dalam beberapa musim terakhir, Wolfsburg tidak ada apa-apanya. Bahkan ada kalanya mereka nyaris terdegradasi sebelum selamat pada laga play-off.

- Advertisement -

Kendati demikian, Wolfsburg tak jarang tampil memukau. Mengejutkan seantero Jerman hingga mengangkat trofi Bundesliga.

Momen langka ini terjadi pada musim 2008-2009. Dengan lini depan yang diperkuat salah satu duet terbaik Eropa musim itu, Grafite dan Edin Dzeko, mereka naik ke singgasana juara.

wolfsburg DFB
dfb.de

Keberhasilan Die Wolfe itu bukan kebetulan. Mereka tampil digdaya sepanjang musim. Bahkan sang juara bertahan, Bayern Munich, mereka bantai di Volkswagen Arena.

Hari bersejarah itu terjadi tepat pada hari ini 12 tahun lalu. Tanpa ampun tuan rumah menghantam Bayern Munich dengan skor 5-1.

Gol Tumit Grafite

Pertandingan sejatinya berjalan seimbang di babak pertama. Kedua tim sama-sama bermain terbuka. Dua gol yang dicetak Die Wolfe dan Die Roten juga tercipta pada akhir babak pertama.

Wolfsburg memecah kebuntuan melalui sundulan Christian Gentner pada menit ke-44. Bayern langsung bereaksi dengan mencetak gol penyama lewat sontekan Luca Toni semenit berselang.

Selepas turun minum, Bayern sudah tak kuasa menahan amukan tuan rumah. Empat gol bersarang ke gawang Michael Rensing hanya dalam kurun waktu 14 menit saja.

Edin Dzeko membawa tuan rumah unggul lagi di menit ke-63 dan memperbesar keunggulan timnya dua menit berselang. Grafite, pasangan Dzeko di lini depan tak mau ketinggalan. Ia ikut menyumbang dua gol, masing-masing di menit ke-74 dan ke-77.

grafite dw
dw

Spesial bagi Grafite, karena gol kedua dia cetak dengan cara yang sangat indah. Dia meliuk dan berbelok sebelum mencetak gol dengan tumitnya.

Anak asuh Felix Magath menang mutlak 5-1. Hasil tersebut sekaligus membawa timnya memuncaki Bundesliga dan itu jadi pertama kali mereka ke peringkat pertama sepanjang musim 2008-2009. Adapun Bayern, akibat kekalahan itu, harus terlempar di urutan keempat.

Wolfsburg yang mengumpulkan 51 poin, sama dengan Hamburg di posisi kedua, mampu menjaga konsistensi sampai akhir musim. Di sisa delapan pertandingan mereka tidak terkalahkan hingga sukses mengunci gelar Bundesliga pertama dalam sejarah mereka.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img