Nostalgia Hari Ini: Hantam Persiraja, Semen Padang Juara Liga Primer Indonesia

Football5Star.com, Indonesia – 24 Juni 2014, mungkin menjadi satu cerita manis dalam bagian perjalanan Semen Padang FC di kompetisi Indonesia. Sebab hari ini, sembilan tahun yang lalu mereka resmi didaulat menjadi juara Liga Primer Indonesia (LPI).

Keberhasilan tim berjuluk Kabau Sirah itu dipastikan saat menundukkan Persiraja Banda Aceh di Stadion Agus Salim, Padang, Minggu, 23 Juni 2014. Dalam partai melawan Persiraja, tim yang saat itu dinakhodai Suhatmam Imam tersebut memang tampil terengginas sejak menit-menit awal.

- Advertisement -

Bahkan, Semen Padang sudah unggul cepat lewat gol Ferdinand Sinaga menit ke-22. Tuan rumah bahkan hanya butuh dua menit untuk menambah gol melalui tendangan penalti Edward Wilson Junior. Edward lantas kembali menjebol gawang persiraja, tujuh menit jelang babak kedua berakhir.

Persiraja sendiri mencetak gol hiburan pada masa injury time. Sepakan jarak jauh Erik Saputra tak mengubah keadaan. Kabau Sirah tetap menang 3-1 atas Persiraja Banda Aceh.

- Advertisement -

Semen Padang pun dipastikan menjadi juara LPI meski masih menyisakan satu pertandingan lagi saat itu. Kemenangan tersebut membuat mereka mengumpulkan 43 poin, berselisih 10 angka dari Persema Malang yang kala itu ada di urutan kedua.

Pemuas Dahaga Semen Padang

Dok. Info Sumbar

Keberhasilan menjadi juara LPI jelas sangat istimewa bagi tim Kabau Sirah. Bukan tanpa sebab, itu merupakan gelar liga domestik perdana bagi tim kebanggaan The Kmers dan Spartacks sejak 1992.

- Advertisement -

Kali terakhir mereka berhasil menjadi kampiun ialah saat juarai Liga Indonesia yang masih bernama Piala Galatama, 1992. Total, Semen Padang sudah tiga kali juara liga, pertama pada 1983, lalu, 1992, dan terakhir 2011-12.

Menjadi juara LPI, Kabau Sirah berhak mewakili Indonesia pada pentas Asia musim berikutnya. Penampilan mereka pada AFC Cup 2013 pun tak buruk. Sukses jadi juara Grup E saat melawan Kitchee, Curchill Brothers, dan Warriors, Semen Padang mampu melaju hingga delapan besar.

Sayang, pada babak delapan besar, mereka takluk 1-2 secara agregat dari East Bengal. Kalah 0-1 di Kolkata, Semen Padang cuma main imbang 1-1 lawan East Bengal di Stadion Haji Agus Salim.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -