Beranda Artikel Khusus Nostalgia Hari Ini: Hat-trick Rochy Putiray di Pra-Piala Dunia

Nostalgia Hari Ini: Hat-trick Rochy Putiray di Pra-Piala Dunia

Nostalgia Hari Ini: Hat-trick Rochy Putiray di Pra-Piala Dunia
Nostalgia Hari Ini: Hat-trick Rochy Putiray di Pra-Piala Dunia 4

Football5Star.com, Indonesia – 6 April 1997 merupakan salah satu hari bersejarah buat Rochy Putiray dan Timnas Indonesia. Kala itu, Rochy sukses mencetak hat-trick dalam sebuah pertandingan Pra-Piala Dunia 1998.

Kala itu, Timnas Indonesia menghadapi Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Laga itu merupakan pertandingan perdana Grup 5 Kualifikasi Piala Dunia 1998.

Timnas memang dalam partai itu sudah langsung menggila sejak awal pertandingan. Bahkan, timnas berhasil mencetak dua gol cepat dari Widodo Cahyono Putro dan Ansyari Lubis hanya lima menit sejak kick-off ditiupkan wasit.

Rochy lantas muncul menyumbang gol ketiga buat Timnas Indonesia ke gawang Kamboja. Dwi gol dari Ronny Wabia menit ke-31 dan ke-36 kian melambungkan posisi timnas. Rochy Putiray menutup paruh pertama dengan gol keduanya menit ke-44 sekaligus bikin timnas unggul enam gol tanpa balas lawan Kamboja.

Usai turun minum, Timnas Indonesia nyatanya tak mengendurkan serangan. Ansyari Lubis sukses mencetak gol keduanya dalam laga tersebut menit ke-52. Rochy pun yang kala itu berusia 27 tahun tampak tak mau kalah. Dia sukses mencatatkan hat-trick menit ke-77.

Kemenangan delapan gol tanpa balas timnas atas Kamboja itu masuk ke dalam buku sejarah. Itu merupakan kemenangan terbesar Timnas Indonesia dalam pentas Pra-Piala Dunia.

Antiklimaks

Sayangnya, perjuangan timnas dan Rochy antiklimaks dalam Grup 5 Pra-Piala Dunia 1998. Kemenangan itu menjadi satu-satunya yang diciptakan Timnas Indonesia pada Grup 5.

Bergabung dengan Uzbekistan, Yaman, dan Kamboja, timnas harus puas finis di urutan ketiga klasemen Grup 5. Hal itu setelah mereka cuma meraih satu kemenangan, empat imbang, dan satu kekalahan. Satu-satunya kekalahan timnas kala itu terjadi saat melawan Uzbekistan di Pakhtakor Markaziy Stadium, Tashkent, 20 Juni 1997.

Rochy Putiray pun tak mampu mencetak gol lagi usai pertandingan tersebut. Setelah lawan Kamboja, timnas memang mampu mencetak tiga gol lagi. Tapi tiga gol itu bukan dari Rochy, melainkan Widodo C Putro dan Sudirman.

Uzbekistan sendiri jadi satu-satunya wakil Grup 5 yang lolos ke fase selanjutnya. Mereka meraih 16 poin dari 6 pertandingan dengan mengemas lima kemenangan dan sekali imbang.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]