Nostalgia Hari Ini: Markas Manchester United Luluh Lantak

BACA JUGA

gamespool
Nostalgia Hari Ini: Markas Manchester United Luluh Lantak 2

Football5star.com, Indonesia – Saat dunia dilanda Perang Dunia II, semua sektor kehidupan manusia merasakan dampaknya. Tak terkecuali sepak bola. Markas Manchester United, Stadion Old Trafford jadi korban saat pasukan Nazi, Jerman melakukan serangan bom ke tanah Inggris.

11 Maret 1941, skuadron Luftwaffe dari angkatan udara Nazi melakukan serangan ke kota Manchester. Dikutip Football5star.com dari Express.co.uk, Kamis (11/3/2021), skuadron Luftwaffe sebenarnya merencanakan untuk melakukan pemboman ke komplek industri Trafford Park.

- Advertisement -

Ini jadi serangan bom kedua yang membuat markas Manchester United itu luluh lantak. Sebelumnya pada 22 Desember 1940, pasukan udara Nazi juga melakukan pemboman yang membuat lapangan Old Trafford rusak parah. Padahal United pada Boxing Day saat itu dijadwalkan akan melawan Stockport County.

Akibat serangan pertama itu, laga melawan itu pun dipindahkan ke markas Stockport. Serangan udara pasukan Nazi pada Natal 1940 itu kemudian dikenal oleh Inggris dengan istilah Manchester Blitz. Bagi pasukan Nazi, mereka menargetkan kota Manchetser karena kota itu merupakan salah satu pusat industri yang cukup penting bagi Inggris.

Selain itu yang tak kalah penting, Stretford yang berlokasi tak jauh dari Trafford park saat itu menjadi pusat utama industri perang Kerajaan Inggris. Saat serangan pada periode Natal 1940 hingga Maret 1941, sejumlah penyintas bercerita bagaimana kondisi saat itu sangat mencekam.

“Kami memiliki tempat berlindung yang dibangun di halaman belakang, berukuran sekitar dua kali enam kaki dan bagian keluarnya agak meruncing sehingga bisa membuat Anda jatuh terkubur jika bom jatuh tepat di atasnya,” cerita salah satu penyitas Manchester Blitz, Robert John Alexander.

“Kami hanya memilki kompor parafin, teh, selimut, dan sandwich dan beberapa selimut. Di situlah kami bertahan saat malam pertama Manchester Blitz,”

Akibat dari pemboman pasukan Nazi ke Old Trafford pada 11 Maret 1941, sebagian besar stadion terutama pada tribune utama, kini Tribune Selatan hancur lebur. Skuat United pun saat itu harus berpindah sementara ke Cornbrook Cold Storage.

Pihak United pada akhirnya mendapat biaya pembangunan kembali dari Komisi Kerusakan Perang. Komisi itu memberi Manchester United 4800 poundsterling untuk membersihkan reruntuhan dan 17.478 pundsterling untuk membangun ulang tribune.

Numpang di Manchester City

Skuat Manchester United saat proses perbaikan Old Trafford pun terpaksa harus menumpang di markas Manchester City, Maine Road. Pihak Manchester Biru saat itu meminta manajemen United untuk membayar 5000 poundsterling untuk setahun sewa.

Beban biaya sewa ini membuat keuangan Manchester United kembang kempis. Bahkan sampai pada titik, Red Devils tak bisa lagi bayar sewa. Manajemen United mencoba melobi sejumlah politikus agar pemerintah Inggris memberikan dana bantuan untuk klub yang terdampak Perang Dunia II.

Anggota Parlemen dari Stoke Ellis Smith bersimpatik kepada Red Devils dan coba mengajukan petisi kepada Walikota Manchester untuk meningkatkan paket kompensasi klub, tetapi sia-sia.

Pada akhirnya markas Manchester United itu dibuka kembali namun dalam kondisi tanpa atap. Dengan kondisi tanpa penutup itu, United belum bermain di stadion ini untuk beberapa tahun.

Pertandingan pertama United kembali ke Old Trafford dimainkan pada 24 Agustus 1949 di mana 41.748 orang menyaksikan kemenangan 3–0 United atas Bolton Wanderers.

https://youtu.be/czzqekmhL0I
- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img