Nostalgia Hari Ini: Rekor Ramdani Lestaluhu yang Belum Terpecahkan

Football5Star.com, Indonesia – 4 Agustus 2007 silam mungkin menjadi hari yag sangat istimewa buat pemain senior Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu. Sebab, kala itu dia mencatat rekor pemain termuda yang debut di Liga Indonesia dan belum terpecahkan hingga kini.

Momen itu terjadi pada 14 Agustus 2007 di Stadion Lebak Bulus, Jakarta. Kala itu, Ramdani yang baru berusia 15 tahun lebih sembilan bulan dipercaya oleh eks pelatihnya, Sergei Dubrovin untuk tampil pertama kalinya di Liga Indonesia. Dia pun sukses turut mengawal kemenangan Macan Kemayoran yang kunci tiga gol tanpa balas atas Pelita Jaya.

- Advertisement -

Berkat catatan di atas, Ramdani masih memegang rekor pemain termuda yang melakoni debut sepanjang sejarah liga Indonesia. Hingga kini, belum ada satupun pemain muda yang menyamai rekor sang jebolan Diklat Ragunan.

Semenjak saat itu, pria kelahiran Tulehu tersebut langsung menjadi salah satu pemain kunci Macan kemayoran. Dia kini setidaknya sudah turun dalam 169 pertandingan sejak 2007 dalam dua periode berbeda dan mencatatkan tak kurang dari 28 gol.

Lika-Liku Ramdani Lestaluhu

Sebenarnya, Ramdani Lestaluhu nyaris menjadi salah satu pemain one man one club di Persija. Namun, semuanya tak berjalan mulus. Tepatnya pada 2013 silam saat manajemen klub diterpa isu miring. Manajemen Macan Kemayoran menunggak mayoritas gaji pemain karena alami krisis keuangan.

Kondisi tersebut membuat kesetiaan Ramdani diuji. Dia pun akhirnya memilih hengkang ke Sriwijaya FC demi masa depan yang lebih baik. Bersama Sriwijaya, pemain berposisi gelandang itu tampil dalam 25 pertandingan dan mencetak tujuh gol.

“Saya pemain muda dan terlahir dalam keluarga kurang berkecukupan. Kalau terlahir sebagai orang berkecukupan, tentu bisa saja berhenti karena masih bisa menghidupi kebutuhan. Karena keluarga, jadi saya memutuskan untuk kembali bekerja,” ujar Ramdani kala itu.

“Mengutip perkataan senior, apabila listrik bisa dibayar dengan loyalitas, saya akan tetap bertahan. Tapi, tidak mungkin loyalitas bisa menghidupi keluarga dan membayar kredit rumah. Saya ingin meminta maaf kepada The Jakmania,” sambung dia.

Akan tetapi, kesetiaan Ramdani kepada Persija akhirnya benar-benar terbukti. Setahun berselang, dia kembali ke ibu kota. Semenjak saat itu hingga kini, dia masih bertahan bersama tim meski beberapa pelatih silih bergantik keluar-masuk.

Puncak kebahagiaan Ramdani Lestaluhu tercipta saat membawa Persija juarai Liga 1 2018. Dia pun terlibat saat Macan Kemayoran menggondol trofi Piala Presiden serta Piala Menpora 2021.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -