Nostalgia Hari Ini: Saat FA Mendiskreditkan Sepak Bola Wanita

Football5star.com, Indonesia – Sepak Bola wanita sejak awal kemunculannya memang mendapat perlakuan diskriminatif. Di Inggris, FA pada 5 Desember 1912 sempat mengeluarkan peraturan yang memperlemah kemajuan sepak bola wanita.

- Advertisement -

Saat itu, FA mengeluarkan peraturan yang menyebutkan bahwa permainan sepak bola tidak cocok untuk wanita dan tidak boleh didukung untuk maju. Keputusan FA ini merupakan respon dari semakin populernya sepak bola wanita di awal abad ke-20.

Popularitas itu diyakini membuat beberapa anggota FA berpendapat hal itu bisa mengancam keberhasilan sepak bola laki-laki. Meski mendapat larangan dari FA sebagai asosiasi sepak bola Inggris, sepak bola wanita tak menyerah.

- Advertisement -

Pada 1917, muncul Dick, Kerr Ladies F.C. kehadiran klub ini sebagai bentuk protes terkait larangan dari FA tersebut. Dick, Kerr menjadi klub awal sepak bola wanita di Inggris.

Kehadiran klub ini nyatanya membuat membuat publik yakin bahwa sepak bola wanita memiliki kualitas. Klub yang bertahan lebih dari 48 tahun tersebut memainkan 833 pertandingan dengan meraih 759 kemenangan dan hanya kalah 28 kali.

- Advertisement -

Klub ini sendiri didirikan oleh para pekerja wanita di perusahaan kereta api dan amunisi perang. Awalnya para pekerja wanita ini mendapat larangan bermain bola dari para mandor pabrik. Saat produksi di pabrik menurun pada Oktober 1917, para pekerja perempuan ini memanfaatkan waktu dengan bermain bola di halaman pabrik.

Pertandingan ini terus dilakukan sepanjang waktu istirahat dan jam makan siang. Bahkan ada satu momen para pekerja wanita ini melakukan pertandingan dengan pekerja laki-laki dan mereka berhasil meraih kemenangan.

Kemenangan itu rupanya membuka mata para mandor pabrik dan sejumlah pekerja laki-laki untuk mendorong para pekerja wanita ini membantuk klub sepak bola. Alfred Frankland yang menjadi mandor pabrik ditunjuk menjadi pelatih pertama klub ini.

Sepak Bola Wanita Terus Dipinggirkan

Kemunculan Dick, Kerr Ladies FC tidak serta merta membuat para pejabat FA menarik keputusan diskriminatif mereka kepada wanita. Larangan itu masih terus diberlakukkan. Akibatnya banyak tim wanita yang tidak berkembang karena larangan pertandingan.

FA selalu berdalih bahwa keputusan itu bertujuan untuk ‘melindungi’ kaum Hawa. Alasan ini tentu saja bagian dari karakter tidak sensitif gender para pejabat Eropa di masa itu. Para pejabat FA ini selalu mengatakan ke publik bahwa wanita tidak memiliki kemampuan fisik untuk bermain sepak bola.

Banyak cara dilakukan FA untuk mematikan sepak bola wanita di Inggri, salah satuya dengan pelarangan penggunanan lahan kosong untuk dijadikan tempat pertandingan. Keputusan ini mengikat semua klub yang tergabung di FA. Akibatnya para pemain wanita tidak memiliki tempat untuk bisa bermain.

Keputusan diskriminatif dan banyaknya larangan kepada sepak bola wanita di Inggris pada akhirnya berdampak kepada masa depan Dick Kerr sebagai klub sepak bola. Hingga akhirnya pada 1965, pioner klub sepak bola wanita di Inggris ini resmi dibubarkan.

Pada 1969, didorong keberhasilan timnas Inggris di Piala Dunia 1966, pesepak bola wanita dan pendukung membentuk asosiasi sepak bola sendiri. Baru pada 1971 setelah aturan diskriminatif itu dilarang, asosiasi ini diakuisi oleh FA. Meski aturan diskriminatif sudah dicabut pada 1971, baru 2008 meminta maaf ke publik.

- Advertisement -