Panpel Piala Wali Kota Solo Jawab Isu Tim Peserta Terpapar Covid-19

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Panitia pelaksana (Panpel) Piala Wali Kota Solo 2021 menjawab isu salah satu tim peserta yang terpapar Covid-19. Mereka menyebut sampai saat ini laporan soal hasil Swab antigen seluruh peserta hasilnya negatif.

Belakangan memang beredar isu ada salah satu tim peserta yang beberapa pemain dan ofisialnya terjangkit Covid-19. Tim tersebut dilaporkan terpapar Covid-19 saat sudah sampai di Solo.

- Advertisement -

Hal itu akhirnya bikin Panpel Piala Wali Kota Solo buka suara. Ketua Panpel, Cahyadi Wanda, menyebut semua pihak sudah bekerja keras untuk meminimalisir adanya Covid-19 yang bisa saja menyebar di tim peserta.

“Setiap tim sebelum ikut turnamen, lima hari sebelumnya sudah kirim hasil Swab Test. Data ini harus selaras dengan yang didaftarkan. Lalu lanjut satu hari sebelum berangkat sekali lagi harus menunjukkan hasil negatif,” kata Cahyadi Wanda kepada awak media.

- Advertisement -

“Semua tim peserta sudah memenuhi. Lalu di hari kedatangan dan setiap hari selama mereka bertaha di turamen ini, dilakukan swab antigen,” sambung dia.

Beckham Putra Nugraha mendapat banyak kesempatan main saat Persib tampil di Piala Menpora 2021.Football5Star.com, Indonesia - Panitia pelaksana (Panpel) Piala Wali Kota Solo 2021 menjawab isu salah satu tim peserta yang terpapar Covid-19.

Meski begitu, Cahyadi Wanda pun belum bisa mengonfirmasi kebenaran ada klub peserta Piala Wali Kota Solo yang terpapar Covid. Sebab, semuanya harus dilakukan melalui test PCR.

- Advertisement -

“Kami belum konfirmasi orang terjangkit Covid sampai ada PCR. Menanggapi banyak berita beredar tim ini ada positif, tim itu positif, sebenarnya kami belum isa berasumsi apa-apa karena data yang masuk hasilnya baik. Hasil harian juga baik,” sebut dia.

Panpel Piala Wali Kota Solo Sudah Siapkan

Kalau ada yang positif, panpel Piala Wali Kota Solo pun sudah siap. Justru mereka, kata Cahyadi, hadir untuk bikin klub merasa aman dan nyaman. Mereka sudah siap dengan segala kemungkinan yang terjadi.

“Bagaimana kalau misalnya ada yang terindikasi, kami sudah siap dengan kamar isolasi, Untuk itu kami lakukan tes harian. Kalau ada yang indikasi positif, kami masukan kamar isolasi. Lalu bergejala, kami punya rumah sakit rekanan yang siap pengobatan dan perawatan dengan sebaik-baiknya

Semua langkah ini, kata Cahyadi, sudah disusun jauh sebelum turnamen itu akan dihelat. Pihaknya juga sudah menyiapkan kendaraan khusus apabila dibutuhkan mengangkut pemain yang terindikasi Covid-19 untuk pulang ke kota asalnya.

“Si pemain harus kembali ke kota asal untuk dapat perawatan baik, kami siapkan. Jalur darat, semua sudah penuhi syarat, sehingga pemain ditangani sebaik mungkin,” tutup dia.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img