Paulo Dybala Tak Layak Dibandingkan dengan Platini

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Paulo Dybala saat ini mengungguli Michel Platini dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Juventus. Namun menurut mantan pemain Juventus yang juga rekan Platini, Massimo Mauro, Dybala tak bisa dibandingkan dengan legenda Prancis itu.

“Tidak mungkin dibandingkan dengan Platini. Catatan itu sempurna, tetapi pemain Prancis itu jauh lebih berhasil,” kata Mauro seperti dikutip Football5star.com dari La Gazzetta dello Sport, Jumat (5/11/2021).

paulo dybala-juventus-ForzaJuveEN
@ForzaJuveEN
- Advertisement -

“Platini adalah sepuluh besar pemain dalam sejarah sepak bola. Dia selalu mengambil tindakan sendiri dalam situasi sulit. Dia menginginakn bola sepanjang waktu, bahkan ketika para pemain bertahan menjaganya. Dia seorang pemimpin sejati yang meningkatkan tim,” beber Mauro.

Namun menurut Mauro, pendapatnya ini bukan bermaksud untuk mengecilkan Paulo Dybala. Menurutnya, Dybala tetap pemain yang bagus dan penting untuk Juventus.

- Advertisement -

“Saya tidak ingin mengecilkan Dybala yang sangat bagus. Tapi Platini terbukti menjadi yang terbaik di semifinal Piala Dunia dan final Liga Champions,”

Juventus vs Zenit - Paulo Dybala - uefa. comv
uefa.com

“Dia memenangkan tiga Ballon d’Or dan menjadi pencetak gol terbanyak Serie A beberapa kali. Dia dalam satu lingkaran dengan Maradona, Zico dan Johan Cruyff. Dia adalah pemain nomor 10 terbaik dalam sejarah Juventus,”

Paulo Dybala Dianggap Tak Bisa Saingin Platini

- Advertisement -

Selain itu menurut Mauro, Paulo Dybala yang saat ini akan berusia 28 tahun sangat sulit untuk bisa mengejar capaian dari Platini. Di usia seperti Dybala, Platini sudah mampu meraih gelar Ballon d’Or.

“Dybala akan berusia 28 tahun dalam beberapa hari. Michel telah memenangkan Ballon d’Or pertama kalinya saat itu. Paulo bermain di tim yang lebih kuat dari sekarang,”

pualo dybala
@IFTVofficial

“Dia mencapai puncak, tetapi dia tidak pernah menjadi bintang top. Sudah saatnya dia menjadi seperti itu. Keterampilan teknisnya sangat mengesankan,”

“Namun untuk berada di level yang sama dengan beberapa legenda, dia harus menjadi pemain terpenting di pertandingan paling penting. Dia belum membuktikannya sejauh ini,” tutup Mauro.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img