Pecat Niko Kovac, AS Monaco Coba Bajak Pelatih Club Brugge

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – AS Monaco bergerak cepat dalam mengatasi kekosongan pelatih setelah Niko Kovac dibebastugaskan tepat pada pergantian tahun. Manajemen Les Monegasques dikabarkan tengah bernegosiasi untuk mendatangkan pelatih Club Brugge, Philippe Clement.

Menurut laporan L’Equipe, Clement sudah menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan Monaco. Pelatih berumur 47 tahun itu pun sudah menyampaikan hal tersebut kepada para petinggi klubnya saat ini. Pembicaraan antara ketiga pihak kini masih berlangsung untuk mencari kata sepakat.

Philippe Clement jadi kandidat kuat pengganti Niko Kovac di AS Monaco.
Getty Images
- Advertisement -

Clement tak ingin meninggalkan Brugge dengan meninggalkan kesan buruk. Maklum, dia punya ikatan kuat dengan salah satu klub teras Liga Belgia tersebut. Selain sempat 10 tahun membela Brugge, dia juga memulai karier sebagai pelatih di klub itu pada 2011.

Bagi AS Monaco, Clement adalah kandidat utama untuk menisi pos yang ditinggalkan Kovac. Jika tak tercapai kesepakatan dengan Brugge, mereka dikabarkan tertarik kepada Jesse Marsch yang beberapa bulan lalu dipecat RB Leipzig. Menurut ESPN, Direktur Olahraga Paul Mitchell punya kedekatan dengan pelatih asal AS itu.

Deja Vu Kovac di AS Monaco

- Advertisement -

Pemecatan yang dialami tepat pada pengujung tahun membuat beberapa pihak menilai Niko Kovac mengalami deja vu. Maklum saja, dia hanya bertahan 1,5 musim di AS Monaco. Itu sama dengan masa kerjanya di Bayern Munich. Bedanya, bersama Die Roten, dia mampu mempersembahkan double winners.

Hal yang membuat Kovac kian santer disebut mengalami deja vu adalah sebab pemecatannya. France 24 menyebut pelatih asal Kroasia itu didepak karena gagal mengendalikan ruang ganti. Dia terlibat ketegangan dengan beberapa pemain, termasuk kapten Wissam Ben Yedder.

Niko Kovac dikabarkan terlibat ketegangan dengan beberapa pemain AS Monaco.
Getty Images
- Advertisement -

Itu mengingatkan pada kisahnya di Bayern. Sudah bukan rahasia, Kovac tak disukai beberapa pemain Die Roten karena dinilai keras kepala dan kontroversial. Salah satunya, dia berkali-kali mencadangkan Thomas Mueller yang jadi ikon klub itu. Ketegangan itulah yang membuat dia terdepak.

Di Monaco, Niko Kovac sejatinya masih punya kontrak hingga akhir musim 2022-23. Namun, performa yang labil dan ketegangan dengan sejumlah pemain membuat dia diputus tepat pada pertengahan kontraknya. Selama menangani Les Monegasques, Kovac meraup 43 kemenangan, 16 kali imbang, dan 15 kali kalah.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img