Aksi Pemain Berdarah Aceh Cetak Gol Perdana di Qatar

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Pemain berdarah Aceh, Khuwailid Mustafa sukses mencetak gol perdana untuk tim senior, Qatar SC dalam lanjutan babak ke-7 Ooredoo Cup 2021-22. Bermain melawan tim Al Gharafa, Jumat (26/11/2021) waktu setempat, pemain berdarah Aceh itu mencetak satu dari empat gol Qatar SC.

- Advertisement -

Bermain di Stadion Al Khor, pelatih Qatar SC, Youssef Al-Safri menurunkan Khuwailid Mustafa sejak menit awal pertandingan. Keputusan pelatih Youssef Al-Safri itu tak keliru, pemain berusia 21 tahun itu yang di-plot bersama eks Bayern Munich, Javi Martínez membuka keunggulan pada menit ke-8.

Aksi Pemain Berdarah Aceh Cetak Gol Perdana di Qatar
qsl.qa

“Mendapat bola di dalam kotak penalti, Khuwailid tanpa membuang waktu langsung mencetak gol menaklukan kiper Al Gharafa, Ahmed Sufian,” tulis rilis resmi Qatar Star League seperti dikutip Football5star.com, Sabtu (27/11).

- Advertisement -

Gol perdana Khuwailid pun menambah motivasi Javi Martinez dkk. Pada menit ke-23, Qatar SC menambah keunggulan lewat gol Omar Al-Emadi setelah mendapat umpan dari Sebastian Soria.

Di babak kedua, Qatar SC semakin tak terbendung. Anak asuh Ze Ricardo itu menambah keunggulan menjadi 3-0 lewat gol pemain Aljazair, Youssef Belaili pada menit ke-54 dan empat menit kemudian, pemain Aljazair lainnya, Al-Din Bin Al-Omari mencetak gol keempat Qatar SC.

Aksi Pemain Berdarah Aceh Cetak Gol Perdana di Qatar
qsl.qa
- Advertisement -

Kemenangan ini membuat Qatar SC untuk sementara berada di tempat keempat grup B Ooredoo Cup 2021-22 dengan poin 7, selisih 2 poin dari pemuncak klasemen, Al Arabi.

Pemain Berdarah Aceh Sempat Dilirik PSSI

Sebelumnya pihak PSSI sempat mengutarakan bahwa pemain berdarah Aceh itu masih ditunggu oleh timnas Indonesia. Asisten timnas Indonesia, Nova Arianto beberapa waktu lalu juga mengutarakan hal sama.

“Tetap selalu berpikir positif mungkin ada kesibukan beliau (ayahnya) dan Khuwalid masih fokus bersama klubnya . Jadi tidak ada yang salah di sini hanya komunikasi yang belum terjalin dengan baik,” ungkap Nova Arianto dalam Instagram pribadinya.

“Saya masih selalu berpikir orang Indonesia akan selalu punya kebanggaan untuk membela Tim Nasional,” tambahnya.

Aksi Pemain Berdarah Aceh Cetak Gol Perdana di Qatar
qsl.qa

Sebelum membela Qatar SC, pemain berdarah Aceh itu sempat bermain untuk Al-Duhail SC. Perjuangan Khuwailid di Al Duhail dilakukan sejak ia masih kecil. Sang ayah, Mustafa Ibrahim kepada Football5star.com beberapa waktu lalu sempat mengatakan bahwa anaknya sudah bergabung ke Al Duhail sejak 10 tahun lalu.

“Khuwailid sudah bergabung dengan Al Duhail lebih kurang sejak 10 tahun lalu. Dulu namanya Lekhwiya (nama institusi kepolisian) dan pada awal 2018 nama klubnya diganti dengan Al Duhail,” ucap Mustafa.

Dari level junior, Khuwailid dikatakan sang ayah mulai naik ke level U-19 dan U-23. Di tim U-23 ini, Khuwailid sempat ganti posisi dari bek menjadi gelandang bertahan. Menariknya, di tim U-23 Al Duhail, Khuwailid sempat ditunjuk menjadi kapten tim.

“Ya awalnya memang Khuwailid bermain di posisi bek dan saat di tim U-23 ia ditempatkan menjadi gelandang bertahan. Namun bagi Khuwailid itu jadi tantangan tersendiri baginya,” kata Mustafa.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img