Pemain Prancis Jadi Korban Pertama Felix Magath di Hertha

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Jangan macam-macam dengan Felix Magath. Sebuah petingatan keras udah dapatkan para pemain Hertha Berlin. Baru-baru ini, Magath diketahui menjatuhkan denda besar kepada pemain sayap kiri Die Alte Dame asal Prancis, Myziane Maolida.

Saat pertama datang sebagai pelatih baru Hertha, Magath memberitahukan daftar hal terlarang yang disertai hukumannya kepada para pemain. Namun, Maolida rupanya tidak terlalu mengindahkan hal tersebut. Pada satu sesi latihan, dia terlambat 7 menit dari waktu yang ditentukan.

Myziane Maolida jadi korban pertama sikap tegas Felix Magath sebagai pelatih baru Hertha Berlin.
herthabsc.com
- Advertisement -

Magath tak memberikan konpromi kepada Maolida. Eks pemain OGC Nice itu harus membayar denda 3.500 euro (sekitar Rp55 juta). Denda itu 10 kali lipat dari sebelumnya karena sang pelatih baru menaikkan denda keterlambatan per menit dari 50 euro menjadi 500 euro.

Magath menegaskan, hukuman itu bukan demi kepuasan dirinya. “Para pemain harus mengerti bahwa disiplin adalah bagian dari olahraga tim. Jadi, Anda harus mempertimbangkan teman-teman Anda,” kata Felix Magath saat diperkenalkan sebagai pelatih baru seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Friedhelm Funkel Maklumi Ketegasan Felix Magath

- Advertisement -

Ketegasan Felix Magath bukan tanpa alasan. Pelatih berumur 68 tahun itu datang dengan beban berat. Dia diharapkan mampu menjadi juru selamat bagi Hertha Berlin yang berada di bibir jurang degradasi. Alhasil, dia ingin semua pemain memahami dan menaati sistem yang diterapkannya.

Kebijakan Magath yang bersikap sangat tegas kepada para pemainnya dibela oleh Friedhelm Funkel. “Jika Anda, sebagai pelatih berpengalaman, berada pada situasi seperti ini seperti saya di Koeln pada tahun lalu, sangat penting untuk menjaga fokus,” ujar eks pelatih Fortuna Duesseldorf itu.

Felix Magath menggelar ritiro jelang laga lawan Bayer Leverkusen.
ran.de
- Advertisement -

Meskipun demikian, Funkel mengungkapkan, Magath bukanlah monster. Secara pribadi, dia sudah mengenal Magath sejak 1991. “Dia sekarang sudah sangat berbeda dari yang dulu. Kini, dia lebih komunikatif dan terbuka. Namun, percaya kepada saya, dia juga bisa bercanda,” ucap Funkel lagi.

Felix Magath sangat serius mengemban tugasnya di Hertha. Salah satu buktinya, dia menggelar pemusatan latihan singkat atau yang di Italia disebut ritiro. Jelang laga lawan Bayer Leverkusen, dia meminta para pemin berkumpul di Harsewinkel sejak Selasa (29/3/2022).

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img