Pengalaman Mengerikan Andriy Shevchenko Saat Tragedi Chernobyl

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Tragedi Chernobyl merupakan salah satu peristiwa kelam yang pernah dialami umat manusia. Pada tanggal 26 April 1986 pukul 01:23 waktu setempat, reaktor nomor empat di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl yang terletak di Pripyat, Ukraina meledak.

- Advertisement -

Peristiwa ini jadi kecelakaan reaktor nuklir terburuk sepanjang sejarah. Mantan penyerang AC Milan, Andriy Shevchenko merasakan dampak buruk dari tragedi Chernobyl tersebut.

Seberapa Pantas Andriy Shevchenko Gantikan Frank Lampard

Tempat tinggal Sheva saat kecil berjarak 200 kilometer dari Pripyat. Menurut Sheva, ledakan reaktor ini membuat ia, keluarga, serta teman-temannya sempat merasakan sakit.

“Saya berharap tidak mengejutkan siapa pun dengan mengatakan bahwa semuanya tampak normal bagi saya,”kata Sheva seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Jumat (7/5/2021).

“Saya berusia 10 tahun saat itu, saya sedang bersenang-senang seperti orang gila dengan bermain sepak bola, dan orang tua saya membawa saya ke akademi Dinamo Kiev,”

“Kemudian reaktor 4 meledak dan itu membawa dampak bagi kami semua. Saya merasakan sakit, bus dari Uni Soviet tiba dan membawa kami semua anak-anak antara usia 6 dan 15 tahun. Saya berada 1500 km dari rumah dan saya ingat hidup sendirian seperti dalam film,” kenang Andriy Shevchenko.

Meledaknya reaktor Chernobyl membawa dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Ukraina. Sheva mengatakan bahwa setelah bencana itu terjadi, kehidupan di sekitarnya berubah. Menurut Sheva, banyak temannya yang meninggal dunia. Bukan karena efek meledaknya Chernobyl tapi karena kondisi sosial yang semakin mengerikan.

“Di lingkungan saya, saya mulai kehilangan banyak teman, semua teman saya meninggal bukan karena radiasi, tetapi karena masalah sosial seperti alkohol, narkotika dan masalah senjata,”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img