Pengalaman Robert Alberts Sembuh dari Penyakit Kanker

BACA JUGA

gamespool
Pengalaman Robert Alberts Sembuh dari Penyakit Kanker 3

Football5star.com, Indonesia – Pada 21 Juli 2020, pelatih Persib Robert Alberts sempat mengalami serangan jantung. Pelatih asal Belanda ini menjalani operasi pemasangan ring pada jantungnya dan berjalan lancar.

Sebelum mengalami serangan jantung, Robert juga sempat mengalami penyakit di kulitnya. Seorang dokter spesialis di Malaysia bahkan meminta Robert untuk berhati-hati dengan penyakitnya tersebut karena bisa berujung dengan kanker kulit.

Pertama Datang ke Indonesia, Robert Alberts Berpikir Akan Latih Persija
- Advertisement -

“Saya baru saja menandatangani kontrak empat tahun. Untuk uang yang banyak banyak, Anda bisa membandingkannya dengan klub top d Eropa. Mereka (PSM) benar-benar menginginkan saya. Semuanya berjalan dengan baik, tetapi saya mendapat luka di kulit saya dan tidak sembuh,”kata Robert seperti dikutip Football5star.com dari Voetbalzone, Rabu (3/2/2021).

“Saya datang ke doker spesialis di Malaysia yang menyuruh saya berhati-hati karena itu kanker kulit. Alhasil, saya harus singgal di Makassar, saya tidak boleh terkenal sinar matahari dan tidak bisa lagi turun ke lapangan,”

- Advertisement -

“Di Makassar panas sekali. Dari satu hari ke hari berikutnya, saya mengambil barang-barang saya, saya hanya ingin pergi. Saya ingin menjadi sehat, saya melakukan pengobatan di Malaysia dan itu berjalan dengan baik. Setelah empat bulan, saya mendapat pesan bahwa saya bebas dari kanker.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengawali karier kepelatihannya di Arema Malang pada 2009. Menariknya, pelatih asal Belanda itu mengaku bahwa pertama mendapat tawaran melatih di klub Indnonesia, ia berpikir akan melatih Persija.

- Advertisement -

“Tapi sesampainya di sana, saya disuruh ke Malang. Saya kaget dan sedikit terkejut. Bukankah saya akan pergi ke Persija? Saya mengatakan itu kepada kawan saya. Tidak katanya, Arema membutuhkan seorang pelatih,” kata Roberts.

“Ya kontraknya akhirnya didapatkan dan mereka membutukan saya karena mereka tidak memiliki pelatih dan tim berjalan dengan buruk. Saya tidak tahu apa-apa tentang klub, tapi saya menerimanya. Lagipula saya tidak punya pekerjaan di Malaysia,” tambahnya.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img