Kemarahan Pep Guardiola kepada Mahrez dan Grealish Dipicu Hal Ini

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Pep Guardiola sukses membawa Manchester City meraih kemenangan perdana di Liga Champions 2021-22. Melawan RB Leipzig di laga perdana babak fase grup A di Etihad Stadium, Kamis (16/9/2021), Manchester City menang besar 6-3.

- Advertisement -

Meski sukses membawa anak asuhnya meraih kemenangan besar di laga perdana Liga Champions musim ini, Pep Guardiola sempat tertangkap kamera bertengkar hebat dengan dua pemain City, Jack Grealish dan Riyad Mahrez.

Kemarahan Pep Guardiola kepada Mahrez dan Grealish Dipicu Hal Ini
Mail Online

Saat disinggung penyebab dirinya tampak emosi kepada Grealish dan Mahrez, Pep mengatakan bahwa dua pemainnya itu tak mematuhi instruksi dirinya.

“Kami berbicara di babak pertama tentang cara kami harus melakukannya dan mereka tidak mau melakukannya. Perselisihan itu pun terjadi,” kata Pep Guardiola kepada BT Sport seperti dikutip Football5star.com

Kemarahan Pep Guardiola kepada Mahrez dan Grealish Dipicu Hal Ini
Mail Online

“Mereka sangat bagus, mereka membuat empat pemain di sisi pertahanan untuk naik ke atas di mana ada celah yang ditinggalkan. Mereka sangat cepat ketika menyerang dari belakang,” tambah Guardiola.

Pep Guardiola Ingin Dua Pemainnya Patuh Instruksi

Menurut Pep Guardiola, perselisihan seperti itu wajar terjadi di setiap pertandingan. Ia pun menganggap bahwa hal tersebut semata demi kepentingan tim.

“Tidak mudah untuk mengontrolnya tetapi ketika Anda mendapatkan kembali bola itu, ada banyak pemain di depan bola dan dalam transisi untuk membuat satu atau dua operan di belakang, sehingga Anda memiliki kesempatan untuk menyerang,” jelas Guardiola.

Kemarahan Pep Guardiola kepada Mahrez dan Grealish Dipicu Hal Ini
Mail Online

Jack Grealish ketika disinggug soal kemarahan pelatihnya itu tak mau ambil pusing. Menurut Grealish, seperti itulah tugas seorang pelatih.

“Itu hanya membahas soal bagaimana kami bertahan. Saya tidak akan terlalu banyak membahasnya karena dia mungkin menginginkan taktik sama di akhir pekan,” ucap eks Aston Villa tersebut.

“Seperti itulah manajer. Dia selalu menginginkan lebih defensif dan ofensif dan dia jelas seseorang yang akan saya dengarkan setelah semua yang dia lakukan dalam permainan. Dia hanya memberikan informasi berguna,” tambah Grealish.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img