Pep Guardiola Beri Pujian Besar untuk Para Pemain Muda Man City

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sangat puas dengan performa para pemain akademi di laga melawan Wycombe Wanderers, (22/9/21). Guardiola menyebut akademi klub memiliki banyak pemain bertalenta.

- Advertisement -

Manchester City berhasil menang dengan skor telak 6-1 di putaran ketiga Piala Liga Inggris melawan Wycombe. Di laga itu, Guardiola memainkan 6 pemain debutan dari akademi, CJ Egan-Riley, Josh Wilson-Esbrand, Fin Burns, Romeo Lavia, Luke Mbete dan James McAtee.

“Pertama, mereka dibantu oleh pemain profesional kami, tetapi saya hanya akan mengucapkan terima kasih banyak kepada semua Akademi,” ucap Guardiola seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi klub.

Pep Guardiola Beri Pujian Besar untuk Para Pemain Muda Man City - Fin Burns (@City_Xtra)
@City_Xtra

“Mereka memiliki banyak pemain bagus, bukan hanya satu atau dua. Mereka semua adalah orang-orang yang sangat terdidik. Terima kasih juga untuk keluarga mereka.

“Kami memiliki pemain berbakat. Kami benar-benar dapat mengandalkan mereka. Mereka berlatih bersama kami setiap hari.

“Mereka hanya memiliki keinginan untuk menjadi sesuatu di dunia sepakbola. Dengan keterampilan dan keinginan mereka, mereka mendapatkannya di klub ini. Saya sangat bangga menjadi pekatih klub ini.

“Hari ini kami melihat sedikit dari apa yang bisa mereka lakukan. Kami tahu persis seberapa bagus mereka. Sebagai pelatih saya bisa menikmatinya. Saya bisa menggunakannya. Tanpa usaha luar biasa dari banyak orang di Akademi itu tidak akan mungkin terjadi.

Pep Guardiola Juga Puji Kevin De Bruyne dan Phil Foden

Manchester City vs Wycombe Phil Foden Gemilang, The Cityzens Pesta Enam Gol (@iF2is)
@iF2is

Selain pemain akademi, Guardiola juga memuji dua pemain seniornya, Kevin De Bruyne dan Phil Foden yang mencetak gol di laga itu.

“Phil cedera selama dua bulan setelah tim nasional. Phil tidak membutuhkan banyak permainan untuk mendapatkan ritmenya karena dia hidup untuk sepak bola 24 jam sehari. Dia tajam.

“Kevin membutuhkan waktu untuk pramusim yang tepat. Dia cedera di final Liga Champions dan untuk tim nasional. Dia membutuhkan ritmenya agar fit. Itulah mengapa sangat bagus baginya untuk bermain 90 menit hari ini.

“Mengetahui dia tidak dalam kondisi yang tepat. Kini saatnya Kevin mulai bersiap-siap. Dia akan kembali karena dia adalah pemain yang luar biasa.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img