Pep Guardiola Sebut Diego Simeone Mainkan Sepak Bola Menyerang

BACA JUGA

Gamespool new banner 2

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tak mau berbicara banyak soal perbedaan cara bermain dirinya dengan Diego Simeone jelang pertemuan mereka di Liga Champions. Guardiola mengatakan bahwa Simeone sebenarnya bermain lebih menyerang daripada yang orang pikirkan.

Manchester City akan berhadapan dengan Atletico Madrid di babak perempat final Liga Champions, (6/4/22).

- Advertisement -

Tentu saja laga ini akan fokus kepada dua pelatih, Pep Guardiola dan Diego Simeone yang memiliki permainan yang berbeda. Guardiola memainkan penguasaan bola, dan Simeone lebih pragmatis.

Pep Guardiola - Erik ten Hag - Manchester City - Manchester Evening News
Manchester Evening News

Namun, Guardiola mengatakan bahwa Simeone sebenarnya memainkan sepak bola yang lebih menyerang daripada yang orang kira.

- Advertisement -

“Ada kesalahpahaman tentang cara dia (Diego Simeone) bermain,” kata Pep seperti dilansir Football5Star.com dari laman resmi klub.

“Itu lebih menyerang daripada yang diyakini orang. Dia tidak ingin mengambil risiko dalam membangun tetapi mereka sangat bagus di sepertiga akhir. Mereka sangat kompetitif. Itu tergantung pada pergerakan permainan dan mereka tahu cara bermain pada saat yang tepat.

- Advertisement -

“Saya tidak akan berbicara sedetik pun tentang debat bodoh ini (soal perbedaan cara permainannya dan Simeone).

“Semua orang berusaha untuk memenangkan permainan. Jika mereka menang, mereka benar, jika kami menang, kami benar. Ini untuk para pemain, perbedaannya akan ada di sana.”

Pep Guardiola Puji Atletico Madrid

Pep Guardiola Sebut Diego Simeone Mainkan Sepak Bola Menyerang (G3 Football)
G3 Football

Setelah meraih juara LaLiga musim lalu, Atletico mengalami penurunan performa musim ini dan kemungkinan besar tak akan bisa mempertahankan gelar mereka. Namun Guardiola tetap memuji Los Rojiblancos.

“Mereka adalah juara Liga Spanyol. Spanyol, dalam dekade terakhir, memiliki lebih banyak tim yang mencapai final dan memenangkan Liga Champions. Mereka adalah para juara. Saya mengagumi konsistensi mereka,” ujarnya.

“Dua kali mereka memenangkan La Liga ketika biasanya Barcelona dan Real Madrid mengendalikannya. Mereka telah ke dua final Liga Champions yang berarti mereka tahu bagaimana menangani babak sistem gugur.

“Semua tim sangat tangguh. Anda menghadapi Atletico Madrid atau tim lain yang juga tangguh. Ini adalah pertandingan sepak bola, kami memberikan semua yang kami miliki dan setelah itu kami akan melihat siapa yang terbaik untuk melaju ke semifinal.

“Ini bukan tentang kesenangan, ini tentang tim ini, siapa mereka, apa yang bisa kami lakukan untuk mengalahkan mereka.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img