Pergantian Kiper Thailand Bukan untuk Hina Indonesia

BACA JUGA

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Thailand, Mano Polking memberi alasan tersendiri terkait keputusannya untuk mengganti kiper di pertengahan babak kedua partai leg pertama babak final Piala AFF 2020, saat skuatnya sudah unggul telak dari Indonesia.

Saat Thailand sudah unggul jauh dari Indonesia, pelatih Mano Polking mengganti kiper Siwarak Tedsungnoen dengan Kawin pada menit ke-73. Polking menegaskan bahwa keputusannya itu tidak bermaksud untuk menghina timnas Indonesia.

Kiper Thailand, Kawin Thamsatchanan Bertanding di Kondisi Berduka
- Advertisement -

“Saya ingin menjelaskan bahwa keputusan ini tidak untuk menghina Indonesia. Untuk keputusan ini disebabkan karena kondisi meninggalnya ayah Kawin sebelum pertandingan,” kata Mano Polking seperti dikutip Football5star.com dari Bongda24h, Rabu (29/12/2021).

Di sisa waktu, meski berada di kondisi berduka penampilan Kawin masih mampu menjaga gawang Thailand dari kebobolan. Ada satu momen saat Dedik Setiawan berhadapa satu lawan satu dengan Kawin.

Kiper Thailand, Kawin Thamsatchanan Bertanding di Kondisi Berduka
- Advertisement -

Sayangnya aksi itu berakhir dengan kartu kuning untuk Dedik karena dianggap melakukan diving saat akan melewati Kawin Thamsatchanan.

Kiper Thailand Berduka karena Sang Ayah Wafat

Sebelum pertandingan melawan Indonesia, kabar duka datang dari salah satu penggawa Thailand, Kawin Thamsatchanan. Sang ayah meninggal dunia karena sakit kanker pankreas.

- Advertisement -

“Pramual Thammasatchanan, ayah Kawain yang sakit kanker pankreas meninggal di rumah sakit Kasemrad, Bang Khaaw pada 29 Desember sore waktu setempat pada usia 64 tahun,” tulis media Thailand tersebut.

Kiper Thailand, Kawin Thamsatchanan Bertanding di Kondisi Berduka

Menurut laporan media lokal, pihak keluarga sudah memberi tahu Kawin di Singapura. Menurut informasi dari pihak keluarga, jenazah sang ayah akan menunggu kedatangan Kawin pada tanggal 3 Januari 2022.

“Setelah Chao Tong kembali dari Singapura pada 3 Januari 2022, baru proses pemakaman akan dilangsung oleh pihak keluarga,”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img