Persipura Curiga dengan PSSI yang Obati Ramai Rumakiek

BACA JUGA

Gamespool new banner 2

Football5Star.com, Indonesia – Persipura Jayapura tampak merasa curiga ada maksud tertentu dari PSSI yang memanggil Ramai Rumakiek untuk diobati cederanya. Mereka pun mengaku sudah mengirim surat kepada Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, per 28 April 2022.

Seperti diketahui, sebelumnya nama Ramai memang jadi perbincangan karena tak hadiri pemusatan latihan (TC) bersama timnas U-23 Indonesia jelang SEA Games 2021. Sempat dianggap indisipliner, dia ternyata mengalami cedera yang cukup parah, ada masalah di otot pahanya.

Persipura Curiga dengan PSSI yang Obati Ramai Rumakiek
PSSI
- Advertisement -

Nah, Mochamad Iriawan pun sebelumnya berjanji untuk menanggung semua biaya untuk pengobatan cedera Ramai Rumakiek. Dia pun lantas memboyong si pemain ke Jakarta. Kini, pemain muda tersebut sudah dinyatakan sembuh. Tetapi ternyata kubu Persipura Jayapura menaruh curiga. Mereka mempertanyakan alasan PSSI memanggil Ramai ke Jakata untuk diobati cederanya.

“Kami merasa perlu mempertanyakan hal tersebut karena PSSI dalam tindakan tersebut sama sekali tidak menyampaikan pemberitahuan atau konfirmasi apapun kepada Persipura selaku klub di mana Ramai bernaung,” ungkap Media Officer klub, Eveerth Joumilena dikutip dari Portal Papua.

Ramai Rumakiek Ingin Balas Injakan Pemain Taiwan dengan Gol
PSSI
- Advertisement -

“Kami melihat ada hal-hal lain di balik tindakan tersebut, oleh karenanya, untuk memperjelas semuanya kami meminta penjelasan dari Ketua Umum PSSI, namun, sampai hari ini (setelah 2 hari) belum ada penjelasan apapun dari Ketua Umum PSSI kepada kami,” sambung dia.

Persipura Merasa Janggal

Eveerth Joumilena mengaku merasa janggal dengan kondisi itu karena tak ada penjelasan apa-apa dari PSSI. Dia berharap ada komunikasi yang bagus dari PSSI.

Ramai Rumakiek dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan 1 - PSSI
PSSI
- Advertisement -

“Ini janggal dan komunikasi PSSI kan seharusnya tidak seperti ini, seharusnya mereka segera merespons permohonan kami dan menjelaskan, tidak harus berlama-lama. Kalau pun ada kendala dalam menjelaskan kan bisa disampaikan bahwa ada kendala dan baru akan dijawab nanti,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img