Persita Bolehkan Pemainnya Main Tarkam dengan Syarat

BACA JUGA

Persita Bolehkan Pemainnya Main Tarkam dengan Syarat 3

Football5Star.com, Indonesia – Persita Tangerang membolehkan pemainnya bermain antarkampung atau yang biasa disebut tarkam tapi dengan syarat. Hal ini jelas untuk mengakali pemain agar terus menjaga kondisi di tengah berhentinya Liga 1 2020.

Seperti diketahui, dengan ditundanya Liga 1 2020 menjadi Februari 2021 bikin pemain praktis tak merasakan atmosfer pertandingan sejak Maret. Ada beberapa pemain, tak cuma di Persita yang mengisi waktu luang main di luar skuat resminya.

- Advertisement -

Manajemen klub berjuluk Laskar Cisadane itu dilematis menghadapi situasi seperti ini. Sebenarnya, kalau dalam kontrak ada beberapa aturan yang tak membolehkan pemain ikut tarkam.

Jadi Tim Tandang Terjauh di Liga 1, Persita Pantang Mengeluh Football5Star.com, Indonesia - Persita Tangerang ogah mengeluh meski menjadi tim terjauh saat bertandang pakai bus di Liga 1 2020. Mereka menyebut kalau semuanya memang harus dilakukan di tengah pandemi COVID-19. Dalam Liga 1 2020 ini, Persita Tangerang akan menjalani laga tandang terjauh ke Pamekasan. Begitu pula sebaliknya saat Madura United ke Tangerang. Perjalanan Persita ke Pamekasan, atau sebaliknya Madura United ke Tangerang sejauh lebih dari 926 kilometer. Jarak yang ditempuh mereka menggunakan bus bisa 12 jam lebih. Namun, manajer tim berjuluk Pendekar Cisadane itu tak mau mengeluh. Hal ini akan disiasati oleh pelatih Widodo C Putro. "Ya ini akan menjadi perjalanan yang melelahkan, karena jarak dan waktu kompetisi yang berdekatan. Oleh karena itu kondisi dan keselamatan pemain menjadi konsen kita yag utama," ungkap manajer Persita, Nyoman Suryanthara, saat dihubungi Football5Star. "Rotasi pemain juga menjadi bagian penting dalam menjalani kompetisi yang luar biasa ini. Hal itu akan disiasati oleh pelatih," sambung dia. PT Liga Indonesia Baru atau LIB bakal menyediakan fasilitas yang nyaman buat para tim. Meskipun pakai bus, tim Liga 1 2020 akan dibuat senyaman mungkin dalam perjalanan panjang. "Mungkin kami nanti ada permintaan bisa langsung minta ke vendor bus. Mungkin untuk penyesuaian kenyamanan pemain," tutup Nyoman. Lebih Baik Liga 1 2020 Disudahi Saja Ketimbang Dipaksakan

“Kalau misalnya lihat aturan, pemain masih terikat kontrak. Dalam kontrak sudah ada tata tertibnya, diharapkan tak main bola pada jadwal Persita,” ungkap manajer Persita, Nyoman Suryanthara saat dihubungi awak media.

- Advertisement -

“Tapi, kami juga memberikan kebijakan dalam hal seperti sekarang ini. Pemain butuh jaga kondisi masing-masing. Kami berpikir positif saja, kalau mereka main di tarkam ya itu kita persilakan demi jaga kondisi mereka,” sambung dia.

Memang, sudah nyaris sembilan bulan lamanya kompetisi Indonesia mati suri akibat pandemi COVID-19. Kondisi itu jelas bisa bikin pemain kehilangan sentuhan bola kalau tak berlatih sendiri atau ikut tim di luar skuat resmi.

- Advertisement -

“Karena mereka sudah lama tak sentuh bola. Kalau kita latihan virtual efektivitas kita tinggi. Mereka juga kan harus merasakan atmosfer lapangan sepak bola pada saat sekarang,” tutup manajer Persita itu.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img