Piala Afrika 2021: Minim Gol di Awal, Segudang Masalah Muncul Kemudian

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Piala Afrika 2021 telah memasuki babak 16 besar. Sejauh ini hampir tidak ada catatan istimewa di Kamerun selain kejutan yang dibuat tim debutan, Komoro.

Di lapangan, turnamen antarnegara Afrika bisa dibilang membosankan. Anggapan tersebut tak lepas dari minimnya gol yang tercipta.

- Advertisement -

Terutama pada pekan pertama.  Bayangkan saja, dari 12 pertandingan hanya tuan rumah Kamerun yang mampu mencetak lebih dari satu gol.

Piala Afrika 2021 - Mesir - Aljazair - @caf_online
instagram.com/caf_online

Kamerun menang 2-1 atas Burkina Faso di laga pembuka. Sedangkan laga lainnya berkesudahan 1-0 atau  0-0.

- Advertisement -

Setelah itu barulah kompetisi memanas dengan keberhasilan Tunisia yang mengalahkan Mauritania 4-0, Pantai Gading yang kalahkan Aljazair 3-1. Hingga Komoro yang mempermalukan Ghana 3-2.

Di 16 besar yang sudah berlangsung, persaingan makin ketat. Hanya Senegal yang menang dengan selisih dua gol kala bersua Tanjung Verde. Sedangkan tim lain seperti Tunisia, Gambia, Kamerun, dan Maroko menang dengan selisih satu gol saja.

piala afrika 2021-komoro-bbc
bbc
- Advertisement -

Harus diakui Piala Afrika 2021 lebih banyak memunculkan cerita kontroversinya. Seperti dikutip Football5star dari Sport 77, setidaknya ada empat momen kontroversi yang terjadi sejauh ini.

Satu yang paling melekat adalah keteledoran wasit Tunisia vs Mali yang menghentikan laga sebelum 90 menit. Dua kali dia menghentikan laga sebelum waktunya.

Pertama pada menit ke-86, kedua pada menit ke-89. Keputusan itu pun membuat kubu Tunisia mengamuk karena mereka sedang tertinggal 0-1.

Piala Afrika 2021 Punya Segudang Masalah

Nyatanya itu bukan satu-satunya masalah memalukan di Kamerun. Pada laga Grup F antara Mauritania vs Gambia panitia pertandingan bikin kesalahan fatal.

Mereka salah memutar lagu kebangsaan Mauritania. Celakanya, bukan sekali lagu salah diputar. Melainkan sampai tiga kali.

piala afrika 2021-janny sikazwe
diraxe

Alhasil, para pemain Mauritania terpaksa menyanyikan lagunya tanpa diiringi musik. Adapun dua kejadian lain sangat memilukan.

Yaitu terjadinya baku tembak di dekat stadion Limbe. Baku tembak terjadi antara pasukan pemerintah Kamerun dengan kelompok separatis satu jam jelang pertandingan Tunisia vs Mali.

Tidak diketahui apakah ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Beruntungnya, kejadian itu tidak mengganggu jalannya pertandingan.

Insiden terakhir bahkan sampai merenggut nyawa enam orang. Insiden terjadi sebelum babak 16 besar antara Kamerun vs Komoro.

piala afrika 2021-fans kamerun-sportsnation
sportsnation

Para suporter berdesak-desakan ketika hendak masuk ke stadion. Akibatnya enam orang tewas karena terinjak-injak. Dan puluhan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Perhelatan Piala Afrika 2021 yang berlangsung tahun 2022 memang sudah bermasalah dari sebelum kick off. Kamerun dinilai tidak siap melangsungkan turnamen akbar.

Akan tetapi, otoritas setempat dan Federasi Sepak Bola Afrika (CAF) memastikan turnamen tetap berlangsung sesuai jadwal. Terkesan memaksakan, hasilnya pun bisa dilihat dari masalah-masalah di atas.

Baru memasuki 16 besar, bukan tidak mungkin masalah lain akan muncul. Tapi tentu saja kita berharap tidak ada lagi insiden memalukan. Apalagi insiden nahas yang sampai memakan korban. Semoga saja!

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img