Presiden Lorient Tuding LFP Takut oleh Ancaman Lyon

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Presiden Lorient, Loic Fery, mencak-mencak setelah Ligue de Football Professionel (LFP) memutusakan menunda laga klubnya melawan Olympique Lyon. Dia terang-terangan menuding otoritas penyelenggara Ligue 1 itu takut oleh ancaman Les Gones.

Partai Lorient vs Lyon seharusnya digelar pada Minggu (14/8/2022). Namun, laga itu lantas ditunda karena kondisi lapangan dianggap tidak memenuhi syarat dan membahayakan para pemain. Kondisi lapangan jadi sorotan setelah jadi arena Festival Interceltic yang berakhir pada Kamis (11/8/2022).

Stade de Moustoir sempat jadi arena Festival Interceltic 2022.
Getty Images
- Advertisement -

Putusan LFP memicu polemik di antara kedua klub. Fery menegaskan, kondisi lapangan di Stade de Moustoir baik-baik saja dan memenuhi standar yang ditetapkan. Sementara itu, Jean-Michel Aulas, Presiden Lyon, mengancam akan melakukan gugatan hukum kepada LFP jika ada pemainnya yang cedera.

Ancaman itulah yang kemudian diangkat Fery. “Di bawah tekanan Olympique Lyonnais yang mengancam LFP dengan ganti rugi jika ada cedera, komite kompetisi memilih menunda laga ini dan membuat para penonton kami tak dapat menikmati pesta besar ada 14 Agustus,” urai dia seperti dikutip Football5Star.com dari akun Twitter-nya.

Presiden Lorient Kecewa Berat

- Advertisement -

Putusan LFP yang menunda laga lawan Lyon membuat Presiden Lorient kecewa berat. Dia menilai LFP takut oleh ancaman Les Gones sehingga langsung membuat putusan pada Jumat (12/8/2022). Padahal, dia yakin timnya bisa memulihkan lapangan sehingga layak untuk dijadikan arena pertandingan Lorient vs Lyon.

“Kami yakin tim kami bisa membuat lapangan sesuai standar LFP pada Minggu. Bahkan, pada Jumat pun, lapangan sudah memenuhi persyaratan FFF,” kata Loic Fery lagi. “Kami sangat kecewa karena menilai masih mungkin untuk main di Lorient pada Minggu ini tanpa membahayakan fisik pemain.”

Kondisi lapangan di Stade de Moustoir dinilai Presiden Lorient tetap bagus untuk laga lawan Olympique Lyon.
Getty Images
- Advertisement -

Bagi Presiden Lorient, metode Lyon memaksa LFP menunda pertandingan bisa diikuti oleh klub-klub lain ketika mengeluhkan kondisi lapangan di markas lawan. Bukan apa-apa, kondisi lapangan yang tidak bagus bukan hal asing. Pada Minggu (14/8/2022), lapangan di Ajaccio diserang jamur sehingga licin dan mengakibatkan para pemain beberapa kali terpeleset.

Sementara itu, pihak Lyon menuding Lorient ceroboh karena tak mengantisipasi kondisi lapangan yang dipakai untuk 8 event terkait Festival Interceltic pada 6-11 Agustus. Padahal, menurut Les Gones, kerusakan lapangan karena event tersebut adalah hal yang tak bisa dihindari meskipun ditutup dengan kain terpal.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img