Presiden UEFA: Kesalahan Drawing Liga Champions Bukan Human Error

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Presiden UEFA, Alexander Ceferin, menegaskan bahwa kesalahan pada drawing babak 16 besar Liga Champions merupakan kesalahan perangkat lunak. Namun Ceferin mengakui bahwa itu merupakan hal yang memalukan untuk UEFA.

- Advertisement -

Seperti yang diketahui, drawing babak 16 besar Liga Champions pada Senin lalu (13/12/21) menimbulkan kontroversi karena adanya kesalahan setelah Manchester United justru bertemu Villarreal yang mana mereka sebelumnya berada dalam satu grup.

Presiden UEFA Bingung Real Madrid Bisa Tawar Kylian Mbappe 180 Juta Euro Aleksander Ceferin @UEFA
@UEFA

Setelah itu langsung muncul kesalahan beruntun, seperti United yang justru tidak dimasukkan ke dalam pot untuk melawan Atletico Madrid.

- Advertisement -

Ceferin mengakui itu adalah kesalahan fatal, namun dia menegaskan bahwa itu bukan kesalahan anak buahnya yang melakukan drawing.

“Ada yang salah dengan perangkat lunak. Kami menghubungi penyedia perangkat lunak dan diputuskan bahwa kami harus mengulangi pengundian secara penuh karena kami tidak tahu persis kapan kesalahan itu terjadi,” ucap Ceferin seperti dikutip Football5Star.com dari Football Espana.

- Advertisement -

“Kesalahannya sangat disayangkan. Kegagalan ini terjadi. Itu bukan human error, tetapi kegagalan teknologi,” lanjutnya

Presiden UEFA: Kami akan Belajar

Real Madrid - UEFA - 16 Besar Liga Champions - GiveMeSport
GiveMeSport

Ini pertama kalinya ada kesalahan dalam drawing Liga Champions. Ceferin mengungkapkan bahwa timnya akan belajar dari kesalahan ini dan tak akan terlalu bergantung kepada teknologi.

“Keputusan kami transparan. Terlalu dini untuk membicarakan konsekuensi. Kami telah belajar. Jelas, ini adalah kegagalan. Kami bergantung pada teknologi dan mungkin kami harus mengurangi ketergantungan itu,” ujarnya.

Pada undian kedua, UEFA menggunakan teknologi itu lagi sebelum memverifikasinya melalui cara non-teknologi, dan tampaknya itulah rute yang akan mereka ambil di masa depan, melihat dari komentar Ceferin.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img