PSG Berpesta di Markas Manchester City Bukanlah Kemustahilan

BACA JUGA

Banner Gamespol Baru

Football5Star.com, Indonesia – Paris Saint-Germain memikul misi berat pada leg II semifinal Liga Champions, Rabu (5/5/2021) dini hari WIB. PSG harus membalikkan keadaan karena kalah 1-2 dari Manchester City pada leg I. Berdasarkan hasil itu, Gracenote Live menyatakan kans Les Parisiens lolos ke final hanya tinggal 6 persen.

Membalikkan keadaan memang bukan hal mudah. Apalagi di kandang Manchester City. Namun, peluang selalu tetap ada. Meskipun menurut Gracenote Live hanya tinggal 6 persen, itu tetap peluang. Artinya, tak ada yang mustahil bagi PSG di Stadion Etihad nanti.

- Advertisement -

Gelandang Marco Verratti tegas-tegas menyatakan hal itu. Dia mengingatkan, PSG sebetulnya telah tampil apik pada leg I dan tak sepantasnya kalah. Lalu, Les Parisiens pun hanya kalah 1-2, bukan 0-4, sehingga tak perlu berharap keajaiban pada leg II nanti.

PSG merasa tak seharusnya kalah dari Manchester City pada leg I semifinal di kandang sendiri.
news.com.au

Salah satu modal utama PSG adalah performa apik saat menjalani laga tandang. Pada pentas Liga Champions Musim ini, mereka memenangi 3 laga tandang terakhir di markas klub-klub teras Eropa. Mereka menang 3-1 di markas Manchester United, 4-1 di kandang Barcelona, dan 3-2 di kandang Bayern Munich.

Andai tampil dengan mentalitas dan permainan yang sama, Les Parisiens dipercaya dapat mengulangi hal tersebut di markas Manchester City. Apalagi, tiga dari lima kekalahan yang dialami The Cityzens musim ini justru dialami di kandang sendiri. Mereka takluk 2-5 dari Leicester City, 0-2 saat menjamu Manchester United, dan 1-2 kala melawan Leeds United.

PSG Didukung Pengalaman Pochettino

Lalu, apakah mungkin Paris Saint-Germain mencetak 2 gol di Stadion Etihad? Bila melihat ketajaman mereka dalam dua laga terakhir, tentu ada keraguan karena hanya 1 gol yang mampu dicetak Les Parisiens. Namun, menilik kiprah mereka di Liga Champions musim ini, kemungkinan terbuka lebar.

Dalam 11 laga yang telah dilakoni sejak fase grup lalu, PSG telah mencetak 22 gol. Artinya, rerata gol mereka tepat 2 gol per laga. Nah, di kandang lawan, mereka sudah mencetak 15 gol dalam 5 laga alias 3 gol per laga. Hanya RB Leipzig yang gagal dibobol lebih dari 1 kali.

Mauricio Pochettino pernah membawa Tottenham Hotspur membalikkan keadaan di semifinal Liga Champions 2018-19.
football.london

Di samping itu, soal membalikkan keadaan, PSG punya Mauricio Pochettino. Sang pelatih sudah berpengalaman membuat keajaiban pada leg II laga fase gugur. Tepatnya pada perempat final dan semifinal Liga Champions 2018-19 bersama Tottenham Hotspur.

Pada perempat final Liga Champions musim itu, Tottenham kalah 0-1 di kandang sendiri pada leg I dari Manchester City. Namun, Pochettino membalik keadaan dengan kemenangan 4-3 di Etihad. Lalu, pada semifinal, giliran AFC Ajax yang dijungkalkan. Kalah 0-1 di kandang, Spurs melaju ke final berkat kemenangan 3-2 di Johan Cruyff ArenA.

Jadi, terlalu dini untuk menganggap Paris Saint-Germain sudah pasti tersisih. Apalagi, dengan sakit hati karena merasa tak seharusnya kalah pada leg I, tim asuhan Pochettino tentu akan tampil dengan semangat berlipat di markas Manchester City nanti.

[better-ads type=’banner’ banner=’156436′ ]

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img