PSG Pati Gagal Lolos Liga 1 Setelah Bandingnya Ditolak

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Nahas betul nasib PSG Pati di Liga 2 2021. Usai sejumlah pemainnya dihukum, mereka kini dipastikan gagal lolos ke Liga 1 musim depan karena bandingnya ditolak Komite Banding PSSI.

- Advertisement -

Seperti diberitakan sebelumnya, klub yang kini dibesut Joko Susilo itu mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI dinyatakan kalah walk-out (WO) karena menurunkan pemain ilegal. Hal itu setelah mereka memainkan I Gede Sukadana kala bermain imbang 2-2 melawan Persis Solo, Rabu (3/11/2021) lalu.

PSG Pati Dihujani Sanksi PSSI, Manajemen Bereaksi
PSG Pati

Diketahui, I Gede Sukadana masih dalam masa sanksi usai mendapat kartu merah saat membela PSMS Medan melawan Semen Padang, 14 Oktober. Namun, Sukadana justru dimainkan oleh Joko Susilo menit ke-46 menggantikan Yogo Rahardian.

- Advertisement -

Manajemen klub milik Atta Halilintar itu pun coba mengajukan banding dengan menyertakan sejumlah data-data. Namun, ternyata banding tersebut ditolak Komding PSSI.

PSG Pati Langsung Bereaksi Usai Dinyatakan Kalah WO
Dok. Persis Solo

Hukuman WO dan pengurangan poin akhirnya tetap diterima oleh PSG Pati. Kondisi itu membuat mereka cuma mengoleksi empat poin saja. Dengan persaingan di Grup C, mereka dipastikan tak bisa lolos ke babak delapan besar.

PSG Pati Menerima

- Advertisement -

Manajemen klub pun buka suara soal keputusan Komding PSSI. Mereka menerima hukuman itu dan menjadikannya sebagai sebuah pelajaran. Manajer PSG Pati, Arfan Afif, mengaku menghormati keputusan itu.

Nurhidayat Dihukum 3 Laga, Rekannya di PSG Pati 6 Bulan
Ahhaps

“Sebuah kabar yang tentunya menyedihkan untuk kami yang tengah berjuang untuk dapat lolos ke babak 8 Besar. Namun keputusan ini harus dihormati dan tim harus berjuang lebih keras lagi di dua laga tersisa,” kata Arfan Afif.

Diakuinya, tentu kondisi saat ini cukup memengaruhi sisi psikologis tim, khususnya pemain. Namun demikian, dia berharap dua laga terakhir di Grup C, tim dapat tetap tampil dengan semangat yang tak luntur bahkan harus lebih terlecut lagi.

“Peluang untuk ke babak 8 Besar sudah tertutup. Kini tim harus berjuang untuk menjauh dari zona degradasi,” tuutp dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img