PSSI Akhirnya Beri Ancaman bagi Klub Penunggak Gaji di Liga 1

Football5Star.com, Indonesia – PSSI akhirnya bersikap tegas bagi klub yang masih menunggak gaji jelang digulirkannya Liga 1 2021-22 dan Liga 2. Mereka menyebut kalau klub-klub sudah diberi ketegasan dan berjanji akan segera melunasi utang kepada pemain.

- Advertisement -

Seperti diberitakan sebelumnya, nyatanya masih banyak klub yang belum membayarkan hak-haknya kepada pemain. Dalam rilis APPI, ada setidaknya tujuh tim yang punya sangkutan, yakni satu klub Liga 1 dan enam klub Liga 2.

Mereka ialah PSM Makassar, PSPS Riau, Kalteng Putra, Persijap Jepara, PSKC Cimahi, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC. Keenam klub tersebut sudah diputus oleh National Dispute Resolution Chamber (NDRC) untuk segera melunasi utang kepada pemain agar bisa berkompetisi.

Sebab, jika utang gaji kepada pemain tak dilunasi, maka para klub Liga 1 dan Liga 2 itu dilarang mendaftarkan pemain tiga periode transfer. Kini, dengan sisa sepekan lagi kompetisi digulirkan, nyatanya belum ada tanda-tanda itikad baik klub melunasi tanggungannya.

- Advertisement -

PSSI pun akhirnya bersikap tegas. Mereka menyebut sudah berkomunikasi dengan para klub untuk segera melunasi tunggakan gaji.

- Advertisement -

“Kami sudah menyampaikan ketegasan ke klub. Klub sudah berjanji sebelum kick off akan sudah diselesaikan,” ungkap Sekjen PSSI, Yunus Nusi, saat dihubungi awak media.

APPI Sebut Klub Liga 1, PSM Makassar Sudah Ada Pembicaraan

PSM Makassar yang menjadi satu-satunya klub dari Liga 1 disebut sudah mulai ada itikad baik. Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mengaku sudah dapat informasi dari pemain kalau PSM mulai membicarakan hal itu.

“Perkembangan pelunasan gaji (PSM) belum ada. Cuma, infonya yang masuk ke APPI, sudah ada pembicaraan dari manajemen,” kata Plt GM APPI, M Hardika Aji.

[better-ads type=’banner’ banner=’156417′ ]

- Advertisement -
- Advertisement -