PSSI Merasa Tak Bertanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – PSSI disebut tak merasa tanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan yang terjadi 1 Oktober 2022. Hal itu diungkapkan oleh salah satu anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), Akmal Marhali.

Seperti diketahui, Selasa (11/10/2022), Asosiasi Sepak Bola Indonesia itu dipanggil oleh TGIPF untuk pengungkapan kasus Kanjuruhan di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta. Salah satu yang dipanggil ialah Mochamad Iriawan untuk dimintai keterangan.

PSSI Merasa Tak Bertanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan
- Advertisement -

Namun demikian, dalam keterangan sementaranya Iriawan disebut tak merasa bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan. Tetapi, Akmal menyebut kalau pernyataaan mereka juga berubah-ubah saat diwawancarai oleh TGIPF.

PSSI Merasa Tak Bertanggung Jawab atas Tragedi Kanjuruhan
Sports Illustrated

PSSI menyampaikan bahwa mereka punya aturan untuk tidak bertanggung jawab terhadap kasus ini. Jadi awalnya mereka menyampaikan bahwa mereka tidak bertanggung jawab, tapi ujung-ujungnya mereka terima masukan kita semua sebagai masukan yang baik,” ungkap Akmal Marhali.

Belum Ada Kesimpulan Rapat dengan PSSI

- Advertisement -

Akmal Marhali pun menyebutkan kalau sampai saat ini belum ada kesimpulan usai rapat dengan Asosiasi Sepak Bola Indonesia itu. Pihaknya masih memperdalam penyelidikan soal kasus di Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa itu.

Tragedi kanjuruhan, Arema FC vs Persebaya di Liga 1 2022-23
Istimewa

“Tapi belum sampai pada kesimpulan nanti tanggung jawabnya akan seperti apa. PSSI mau menghukum apa dari kasus ini. Siapa saja yang mau dihukum sama mereka. Dalam konteks football family, apakah PSSI akan menghukum dirinya sendiri? Nah ini kan menarik,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img