PSSI Tegaskan Komitmen Pembinaan Sepak Bola Jangka Panjang

BACA JUGA

Fajar Abdillah
we're having a good and happy life in a different way check out @abdillaaaah on Instagram if you mind :)

Football5star.com, Indonesia – PSSI, selaku otoritas sepak bola tertinggi di Indonesia, menegaskan keseriusannya dalam memperbaiki kualitas olahraga yang banyak digemari masyarakat tersebut. Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menjelaskan pihaknya semakin berkomitmen dalam mengelola sepak bola dalam negeri ke arah yang lebih baik.

“Kami pengurus PSSI berupaya keras untuk membenahi dan membangun sepak bola nasional. Semangat yang ditunjukkan publik kepada timnas di SEA Games memberikan kami motivasi untuk melakukan perbaikan. Itu bisa menjadi modal kuat kami untuk merapikan pengembangan tim nasional jangka panjang dan terintegrasi di semua usia,” ungkap Tisha.

- Advertisement -

Timnas Indonesia masih harus melanjutkan mimpi untuk meraih emas SEA Games dari cabang sepak bola. Hansamu Yama dkk dikalahkan tuan rumah Malaysia di babak semifinal. Atas semangat tinggi yang ditunjukkan para Garuda Muda, PSSI memberikan apresiasi yang tinggi kepada tim asuhan Luis Milla.

“Kami mengucapkan  terima kasih. Kami sangat mengapresiasi kerja keras yang telah ditunjukkan saat pertandingan semifinal. Kita memang kalah, namun itu harus tetap diterima. Tapi jangan sampai kehilangan fokus karena masih ada satu pertandingan lagi melawan Myanmar untuk merebutkan perunggu,” tambah Tisha.

- Advertisement -

Integrasi pembinaan menjadi masalah klasik bagi persepakbolaan dalam negeri, khususnya di badan tim nasional. Seringkali Indonesia menorehkan catatan impresif di timnas kelompok umur. Namun, hal itu tidak berlanjut ke level senior.

Sebagai perbandingan terdekat, lima kali Indonesia mencapai final Piala AFF, belum ada satu gelar pun yang diraih. Sementara di kelompok junior, merah putih berhasil berkibar di podium tertinggi saat Piala AFF U-19 2013.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img