Dipermalukan Jerman, Roberto Mancini Tetap Sanjung Italia

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, tetap mengambil sisi positif setelah timnya dibantai Jerman 2-5, (15/6/22). Menurutnya secara keseluruhan dalam empat laga Nations Laegue, Gli Azzuri mampu tampil apik.

Italia menutup petualangan mereka di Nations League bulan ini dengan kalah melawan Jerman 2-5. Itu adalah kekalahan pertama mereka di Nations League musim ini dan membuat mereka duduk di posisi ketiga Nations League A Group 3 dengan 5 poin.

- Advertisement -

Mancini tentu saja kecewa dengan kekalahan memalukan ini. Namun menurutnya ini hanyalah sebuah batu ganjalan untuk tim yang sedang berkembang, yang mana itu wajar.

Jerman vs Italia - Nations League - Timo Werner - @dfb_team 2
twitter.com/dfb_team

“Tidak ada yang suka kalah, terutama 2-5, tapi sayangnya ini adalah proses di mana segala sesuatunya bisa salah,” kata sang pelatih seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

- Advertisement -

“Kami bertahan cukup buruk sebagai sebuah tim, membiarkan Jerman terlalu banyak ruang untuk bermain. Akhirnya ada reaksi dan ada beberapa hal positif. Pendekatan awal benar-benar salah dan secara fisik kami juga tidak berada di dekat mereka.

“Sayang sekali, karena kami memiliki peluang mencetak gol pertama di pertandingan ini.

- Advertisement -

“Sebenarnya, saya pikir kami juga akan kalah telak dari Jerman di Bologna. Jika kami memiliki lima poin setelah empat pertandingan, itu berarti kami telah melakukannya dengan cukup baik.

“Kami harus menerima akan ada gundukan ini di jalan, tetapi kami harus melalui proses ini untuk menjadi tim yang lebih kuat. Saat ini, Jerman jelas berada di level lain. Ada perbedaan yang sangat besar.”

Roberto Mancini Singgung Inggris

Dipermalukan Jerman, Roberto Mancini Tetap Sanjung Italia (FootballPress)
FootballPress

Di hari yang sama, tim lainnya yang berada satu grup dengan Italia, Inggris dibantai Hungaria dengan skor 0-4. Mancini meyakini hasil itu lebih buruk daripada Ialia.

“Faktanya adalah, Inggris tidak menurunkan pemain muda, jadi itu jenis kekalahan yang sangat berbeda,”ujar Mancini.

“Saya merasa jauh lebih positif hari ini daripada setelah bermain imbang lawan Inggris atau 1-1 dengan Jerman di Bologna, karena saya melihat sesuatu dalam hal sepakbola kami, sistem taktis. Kami memahami beberapa hal penting.”

Nations League akan kembali dilanjutkan pada September, jeda internasional terakhir sebelum Piala Dunia 2022.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img