Roy Keane Bukan Kapten Terbaik MU di Era Sir Alex Ferguson

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Roy Keane dianggap Sir Alex Ferguson bukan kapten terbaik di Manchester United saat ia masih menjadi pelatih. Lantas siapa kira-kira kapten terbaik MU di era Sir Alex?

- Advertisement -

Dikutip Football5star.com dari laman resmi klub, Rabu (1/12/2021), Sir Alex Ferguson menganggap kapten terbaik di MU saat ia masih menjadi pelatih ialah Bryan Robson.

Roy Keane Bukan Kapten Terbaik MU di Era Sir Alex Ferguson
Mail Online

“Yah, dia adalah kapten terbaik yang saya miliki. Saya pikir selama dia berada di United, dia adalah pemain terbaik,” kata Sir Alex Ferguson.

- Advertisement -

“Para pemain menyukainya. Mereka menanggapinya dan dia adalah kapten terlama di era saya. Sulit bagi seorang kapten karena terkadang dia harus mengatakan yang sebenarnya kepada para pemain,”

Hal yang paling disukai Sir Alex Ferguson dari Bryan Robson adalah keputusannya di lapangan yang tepat dan tanpa kompromi.

Roy Keane Bukan Kapten Terbaik MU di Era Sir Alex Ferguson
- Advertisement -

“Mereka menghargai waktu yang dia ambil untuk para pemain lain dan satu hal lagi, dia satu-satunya kapten yang saya tahu yang bisa membuat keputusan di lapangan. Dia tidak perlu melihat ke arahku,” ungkap Sir Alex Ferguson.

“Dia akan mengambil keputusan itu dan tidak biasa sebenarnya. Itu sangat tidak biasa di MU tapi dia punyai nyali untuk melakukannya,”

Roy Keane Bermusuhan dengan Sir Alex

Sementara itu, Roy Keane sendiri memiliki masalah dengan Sir Alex di tahun-tahun terakhirnya di Old Trafford. Pertengkaran hebat keduanya terjadi dan tercium ke publik pada 2005.

Ferguson sendiri sempat menyindir Roy Keane di buku otobiografinya. Sementara Keane pada 2019 sempat mengatakan bahwa Sir Alex pernah meninggalkanya saat dirinya membutuhkan sosok pria Skotlandia itu.

Roy Keane Bukan Kapten Terbaik MU di Era Sir Alex Ferguson

Keane juga mengatakan bahwa tindakan itu juga dilakukan Sir Alex kepada Robson yang pergi dari United pada 1994.

“Saya tidak akan memaafkan Ferguson. Media mengatakan bahwa saya yang membuat semua orang kesal, tapi itu semua omong kosong. Saya tidak peduli dia siapa, apakah dia seorang Sir Alex atau seorang Pau sekalipun, saya akan membela diri,” tegas Roy Keane.

“Saya berada di klub ketika Bryan Robson pergi, ketika Steve Bruce pergi, dua pemain brilian untuk Manchester United dan saya tidak suka cara mereka diperlakukan,”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img