Ruud Gullit Ungkap Perlakuan Tak Pantas Chelsea kepada Dirinya

Football5star.com, Indonesia – Legenda Belanda, Ruud Gullit mengungkap perlakuan tak pantas yang pernah diterimannya dari klub Liga Inggris, Chelsea. Gullit bahkan menyebut Chelsea telah menikamnya dari belakang.

Gullit mengklaim bahwa ia dipecat dari Chelsea setelah pihak manajemen mendapat informasi salah mengenai dirinya. Pada 1996, Gullit berstatus sebagai pemain dan pelatih di Stamford Bridge.

Namun Gullit dipecat oleh manajemen The Blues sebelum laga leg kedua Piala Liga Inggris 1998. CEO Chelsea saat itu, Ken Bates sempat mengatakan bahwa Gullit dipecat karena kesombongannya. “Saya tidak suka dengan kesombongannya,” kata Bates saat itu.

Manajemen Chelsea juga dikatakan oleh Gullit sempat menuduhnya pergi ke Amsterdam, Belanda untuk berpesta miras. Hal itu dibantah oleh Gullit.

Gullit mengatakan bahwa saat itu ia pergi ke Belanda karena kondisinya ibundanya yang terkena penyakit kanker payudara.

“Saya pikir saya akan menemukan kebenarannya nanti (alasan saya dipecat). Saya sama sekali tidak mengerti mengapa saya dipecat saat itu,” kata Gullit kepada beIN Sports, Selasa (7/4/2021).

“Ibuku sakit, dia menderita kanker payudara. Aku sering pergi ke Belanda hanya untuk menemaninya. Jika kamu melihat ibumua di rumah sakit, karena penyakit kanker, itu sangat menyedihkan,” ungkapnya.

“Itu adalah pengalaman yang luar biasa untuk berada di sana dan saya ingin dia keluar secepat mungkin karena itu membuat semua orang depresi,”

“Jadi saya menghabiskan banyak waktu di Belanda. Mereka bilang saya dipecat karena saya di Amsterdam terlalu banyak berpesta atau apapun itu. Saya heran. Saya seperti ditusuk dari belakang dengan cara yang sulit dipercaya,” ungkapnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More