[KOLOM] Sabah FC Tak Zalimi Timnas U-23 Indonesia

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Belakangan ini, ada satu isu yang ramai dibicarakan publik sepak bola Indonesia. Itu adalah penolakan Sabah FC melepas Saddil Ramdani ke timnas U-23 Indonesia yang akan berlaga di SEA Games XXXI. Banyak pihak misuh-misuh dan tak sedikit yang menilai klub asuhan Ong Kim Swee telah berlaku zalim.

Tak sedikit pula orang yang lantas menyerang Saddil hanya karena menuruti putusan klubnya. Pemain berumur 23 tahun itu dinilai tak lagi punya nasionalisme dengan mengabaikan panggilan membela timnas. Sikap serupa diungkapkan asisten pelatih Shin Tae-yong, Nova Arianto.

- Advertisement -

Dalam salah satu unggahannya di Instagram beberapa waktu lalu, Nova mengaku tak habis pikir ada pemain yang menolak membela timnas. Dia meminta mentalitas seperti itu diubah demi kemajuan timnas. Meskipun tak menyebut nama, unggahan itu ditengarai mengarah kepada Saddil Ramdani.

Saddil Ramdani tak dilepas Sabah FC ke timnas U-23 Indonesia untuk SEA Games XXXI.
sabah-fc.com

Anggapan dan tuduhan yang mengarah kepada Sabah FC dan Saddil kiranya terlalu naif. Mereka yang berpikiran negatif sepertinya tak menyimak secara detail penjelasan manajemen klub asuhan Ong Kim Swee soal putusan tak melepas Saddil ke timnas U-23 Indonesia.

- Advertisement -

Ada satu hal mendasar yang ditekankan Sabah soal penolakan melepas Saddil Ramdani. Jadwal SEA Games berada di luar kalender FIFA. SEA Games berlangsung pada 6-22 Mei, sedangkan kalender FIFA berikutnya jatuh pada 30 Mei hingga 14 Juni. Sesuai aturan yang berlaku, The Rhinos punya hak tak melepas pemainnya.

Saddil pun bukan satu-satunya pemain yang “ditahan” Sabah. Buktinya, tak ada pemain The Rhinos yang mengisi skuat bayangan timnas U-23 Malaysia. Padahal, ada Gerald Gadit, Abdul Hanafie Tokyo, Nureikhan Issa, dan Azhad Harraz. Patut dicatat, keempatnya ada di skuat saat berlaga di Piala AFF U-23 lalu.

PSSI Lobi Saddil Ramdani dan Sabah FC?

- Advertisement -

Tanggapan PSSI terhadap penolakan Sabah FC untuk melepas Saddil Ramdani pun menarik. Ada kesan kebakaran jenggot. Ketum Mochamad Iriawan berkata akan berkomunikasi dengan Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk membujuk The Rhinos merelakan sang pemain memenuhi panggilan Shin Tae-yong.

Langkah itu terbilang menggelikan. Logikanya, semua pemain dalam daftar yang diumumkan PSSI seharusnya sudah dipastikan bisa bergabung. Lobi kepada pemain dan klub, terutama yang ada di luar negeri, seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

Apalagi, PSSI tentu tahu SEA Games tak ada dalam kalender FIFA. Artinya, akan butuh usaha lebih keras untuk melakukan lobi kepada pemain dan klubnya. Mereka yang kemudian dipastikan tak dilepas klubnya, tentu harus dicoret dan tak ada lagi dalam daftar yang kemudian diumumkan kepada publik.

PSSI harus belajar dari Thailand. Sejak beberapa bulan lalu, Nualphan Lamsam selaku manajer timnas Thailand sudah melakukan komunikasi dengan para pemain yang berada di luar negeri dan klub mereka. Hasilnya, Thanawat Suengchitthawon dipastikan absen, sementara 5 pemain lain masuk skuat.

Elkan Baggott juga tak dilepas Ipswich Town ke timnas U-23 Indonesia untuk SEA Games XXXI.
Getty Images

Apakah hal serupa dilakukan PSSI? Melihat keyakinan Shin Tae-yong memanggil Saddil ke timnya, seharusnya pihak timnas U-23 Indonesia atau PSSI sudah berkomunikasi dengan Sabah dan sang pemain. Namun, melihat reaksi yang timbul, sepertinya mereka alpa melakukan hal tersebut.

PSSI juga kelimpungan ketika Elkan Baggott ditahan Ipswich Town. Seperti halnya Saddil di Sabah FC, Baggott juga saat ini jadi sosok penting karena krisis di lini belakang. Pemain berumur 19 tahun itu bahkan sudah menjalani debut di League One pada pekan ini.

Ada kesan, PSSI baru melakukan lobi setelah pengumuman pemain yang dipanggil Shin Tae-yong. Padahal, sekali lagi, karena SEA Games tak ada dalam kalender FIFA, lobi itu seharusnya dilakukan jauh-jauh hari karena klub punya hak untuk memberikan penolakan. Terlalu naif bila hanya berharap sang pemain meyakinkan klubnya.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img