Sadio Mane Siap Tukar Semua Trofi dengan Gelar Juara Piala Afrika

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Saat ini, Sadio Mane termasuk salah satu pesepak bola terbaik. Dia pun sudah meraih prestasi apik. Bersama Liverpool, pemain asal Senegal itu bahkan mampu menjuarai Liga Champions pada musim 2018-19. Namun, hal itu ternyata belum membuat dirinya senang.

Sudah menjuarai Liga Austria, Liga Inggris, dan Liga Champions, Mane masih penasaran. Pasalnya, dia sama sekali belum mampu memberikan trofi bagi timnas Senegal. Saking penasaran, pemain yang pernah membela Southampton itu merasa semua trofi yang sudah diraihnya di Liverpool dan Salzburg tidak terlalu berarti.

Sadio Mane gagal membawa Senegal juara Piala Afrika pada 2019.
Getty Images
- Advertisement -

“Saat anak-anak, aku dipangil Ballonbuwa (penyihir bola), tapi aku selalu merasa sebagai Gaynde (singa): kejam, eksplosif, seorang pemburu. Aku sudah berburu sepanjang karierku. Namun, sebanyak apa pun yang kudapatkan, aku masih lapar,” urai Sadio Mane seperti dikutip Football5Star.com dari London Evening Standard.

Pemain bertinggi 175 cm itu lantas mengungkapkan hal yang membuat dirinya tetap penasaran dan merasa lapar gelar. “Rakyat Senegal sudah menanti begitu lama. Aku bersedia menukar semua trofiku dengan yang satu ini (Piala Afrika). Ini adalah waktuku. Sang singa akan mengaum.”

Sadio Mane Bersiang dengan Dua Rekan Seklub

- Advertisement -

Sadio Mane tak mengada-ada. Meskipun tak pernah sepi dari bakat-bakat bagus, Senegal belum pernah berprestasi. Jangankan di Piala Dunia, di Piala Afrika pun mereka belum pernah juara. Prestais terbaik Singa-Singa Teranga adalah runner-up pada 2002 dan 2019.

Pada 2002, Senegal harus gigit jari setelah kalah dari Kamerun pada laga final. Imbang 0-0 selama 120 menit, mereka kalah 2-3 dalam adu penalti. Adapun pada 2019, tim yang dibela Mane takluk 0-1 di final dari Aljazair oleh gol tunggal Baghdad Bounedjah saat laga berjalan 2 menit.

Sadio Mane dan Naby Keita akan berhadapan di Grup B Piala Afrika 2022.
Getty Images
- Advertisement -

Untuk kali ini, perjuangan Mane bersama Senegal tetap tak akan mudah. Dia antara lain harus menaklukkan dua rekannya di Liverpool, yakni Naby Keita dan Mohamed Salah. Keita bahkan harus dihadapi pada fase grup karena Senegal dan Guinea sama-sama berada di Grup B.

Sementara itu, Mesir yang dibela Mohamed Salah kemungkinan jadi penantang Senegal pada fase gugur. Andai bertemu, pertarungan keduanya menjanjikan laga menarik. Pasalnya, seperti Sadio Mane, Salah pun belum mampu memberikan trofi bagi negaranya. Seperti Mane pula, prestasi terbaik Salah adalah runner-up pada 2017.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img