Satu Lagi Pelatih Jadi Korban Setelah Gagal di Piala AFF 2020

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Satu lagi pelatih jadi korban gelaran Piala AFF 2020. Vengadasalam Selvaraj tercelat dari kursi pelatih timnas Laos setelah timnya babak belur di Singapura. Dia menyusul Tatsuma Yoshida yang mundur dari timnas Singapura dan Tan Cheng Hoe yang meletakkan jabatan pelatih timnas Malaysia.

Laos tersisih pada fase grup Piala AFF 2020. Tim asuhan Selvaraj finis sebagai juru kunci Grup B dengan nilai 0. Mereka menelan kekalahan dari Vietnam, Malaysia, Indonesia, dan Kamboja. Total, gawang Laos kebobolan 14 kali dan hanya mencetak 1 gol. Mereka tak berkutik meski diperkuat Billy Ketkeophomphone.

Billy Ketkeophomphone cs. kini akan ditangani Michael Weiss.
Getty Images
- Advertisement -

Performa dan hasil buruk di Piala AFF 2020 jadi dasar kuat bagi Asosiasi Sepak Bola Laos untuk mencopot Selvaraj yang baru setahun menangani Soukaphone Vonchiengkham cs. namun, berbeda dengan Yoshida di Singapura dan Cheng Hoe di Malaysia, posisinya sudah langsung diisi sosok lain.

Jumat (7/1/2022), Asosiasi Sepak Bola Laos mengumumkan Michael Weiss sebagai pelatih baru Tim Sejuta Gajah. Pelatih berumur 56 tahun itu diikat dengan kontrak berdurasi 3 tahun. Laos jadi negara kedua di Asia Tenggara yang ditangani Weiss. Sebelumnya, dia menangani timnas Filipina pada 2011 hingga 2014.

Misi Bangkit dari Keterpurukan di Piala AFF 2020

- Advertisement -

Sebagai pelatih baru, Michael Weiss langsung menunjukkan visi dan misinya. “Pertama-tama, saya berterima kasih kepada Presiden LFF atas kepercayaan ini. Kami berdiskusi dan punya kesamaan visi, yakni membawa sepak bola Laos ke level baru,” urai dia seperti dikutip Football5Star.com dari The Theo 24/7.

Lebih lanjut, pelatih berpaspor Jerman tersebut mengatakan, “Saya berharap dapat menularkan pengalaman saya kepada para pemain muda. Pelatih timnas, dalam pandangan saya, adalah posisi penting untuk pengembangan sepak bola sebuah negara.”

Michael Weiss tertantang mengangkat sepak bola Laos.
junpiterfutbol.com
- Advertisement -

Sementara itu, Presiden LFF, Viphet Sihachakr mengungkapkan harapan besar. “Pembicaraan dengan Michael berjalan sangat baik dan konstruktif. Kami harap dia dapat meraih sukses pada posisi barunya ini. Penunjukan Michael Weiss menunjukkan komitmen dan determinasi LFF bagi para pemain,” ujar dia.

Menerima jabatan sebagai pelatih timnas Laos, Michael Weiss punya pekerjaan besar. Bukan apa-apa, Laos punya catatan snagat buruk. Dalam 23 laga sejak 2017, mereka hanya meraup 2 kemenangan dan 3 hasil imbang. Sisanya, 18 pertandingan berakhir dengan kekalahan. Adapun agenda besar yang menantinya adalah Piala AFF 2022 pada akhir tahun nanti.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img