Shin Tae-yong: Saya Tak pernah Duduk di Bench!

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Shin Tae-yong mengaku tak pernah duduk di bench saat menyaksikan timnas Indonesia bertanding. Itu merupakan salah satu bentuk dukungan atas perjuangan para pemain di atas lapangan.

Memang, bukan sebuah pemandangan aneh kalau Shin selalu berdiri di pinggir lapangan ketika Indonesia bertanding. Dia selalu memberi instruksi dari pinggir, sampai sesekali memprotes wasit keempat hingga hakim garis kalau ada keputusan yang tak memuaskan.

Timnas Indonesia vs Malaysia, Shin Tae-yong, Piala AFF 2020 - Affsuzukicup
Affsuzukicup.com
- Advertisement -

Nakhoda asal Korea Selatan itu mengaku memang tak pernah sekalipun duduk ketika melihat pemainnya bertarung. Termasuk, ketika timnas Indonesia melumat 4-1 Malaysia di Stadion Nasional, Singapura, Minggu (19/20/2021).

Timnas Indonesia vs Malaysia Piala AFF 2020 - Affsuzukicup
Affsuzukicup.com

“Selama menjadi pelatih tidak pernah duduk di bench sekalipun, selama 90 menit para pemain sangat bekerja keras, dengan begitu saya harus menunjukkan kerja keras saya kepada pemain. Ini salah satu kebiasaan saya,” ungkap Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong Beberkan Alasan Gonta-Ganti Formasi

- Advertisement -

Keberhasilan skuat Garudah terbang ke semifinal, tak lepas dari tangan dingin pelatih 51 tahun itu. Sejak pertandingan perdana di Piala AFF 2020, dia acap memberikan formasi yang berbeda-beda.

Sempat bermain bertahan kontra Vietnam, Indonesia di bawah kendalinya terengginas ketika lawan Malaysia. Fakta timnas Indonesia melepaskan sampai 15 tembakan kontra Malaysia jadi contohnya.

Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Terus Melesat
PSSI
- Advertisement -

“Sebagai timnas kalau mengubah formasi lawan pun susah membaca dan menganalisis, tetapi juga kami pun sulit mengubah formasi, jadi memang selalu ada patokan formasi,” papar Shin.

“Formasi apa yang diinginkan oleh saya, dengan begitu mengubah sedikit demi sedikit, juga tergantung kelemahan pemain kami dan lawan siapa, maka dari itu ada perubahan dan taktik berganti,” tutup mantan pemain Seongnam Ilhwa Chunma itu.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img