Shin Tae-yong Tangani Timnas Indonesia karena Luis Milla Dianggap Gagal

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Shin Tae-yong disebut ditunjuk menangani timnas Indonesia karena PSSI menilai Luis Milla gagal menggapai target yang dicanangkan. Hal itu diungkap oleh ketum PSSI, Mochamad Iriawan, yang bercerita proses mendatangkan Shin.

Seperti diketahui, Indonesia memang sempat memiliki pelatih kelas dunia lainnya sebelum Shin Tae-yong. Milla pernah dicintai oleh para suporter karena mengubah cara main timnas. Meski memang, pelatih asal Spanyol itu gagal menghadirkan trofi buat Indonesia.

Nostalgia Hari Ini: Permainan Efektif Timnas Indonesia Era Luis Milla
Dok. Inasgoc
- Advertisement -

Milla hanya membawa Indonesia ke babak 16 besar Asian Games 2018, lalu meraih peringkat ketiga SEA Games 2017. Hal inilah yang bikin Milla yang kontraknya habis usai Asian Games tak diperpanjang PSSI.

“Dahulu saya masuk itu pada saat peralihan (kepengurusan baru). Waktu itu Luis Milla banyak beberapa target yang tidak tercapai pada zaman pengurus lama, sehingga kita mencari pelatih baru,” ungkap Mochamad Iriawan dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier.

Kushedya Hari Yudo timnas Indonesia MOchamad iriawan - PSSI
PSSI
- Advertisement -

“Itu pun orang masih banyak (meminta) Milla. Setelah kita ada beberapa opsi, kita ketemu Shin, kita panggil di Malaysia waktu itu ada pertandingan timnas,” sambung dia.

Shin Tae-yong Dianggap Bisa Beri Harapan

Sebetulnya selain Shin, PSSI jua sempat kembali memanggil Milla untuk diwawancarai. Tetapi, setelah melewati sejumlah pertimbangan, mereka akhirnya lebih memilih Shin.

Pratama Arhan dan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong - PSSI
PSSI
- Advertisement -

“Setelah kita sepakat dengan tim dengan Exco, kita jatuh kepada Shin Tae-yong,” papar mantan Kapolda Jawa Barat tersebut.

Terkait masa depan sang nakhoda, Iriawan kembali memberi jaminan. “Kita lihat perkembangan. Kemungkinan besar ada (perpanjang kontrak). Karena kan panjang kita. Dan dia memegang U-18, U-20, U-23, dan senior karena berkesinambungan,” tutup dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img