Inter Susah Payah Kalahkan Torino, Simone Inzaghi Tetap Puas

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, tetap puas dengan performa timnya yang berhasil mengalahkan Torino 1-0, (23/12/12). Inzaghi menyebut timnya bermain dengan aman dan berhasil meminimalisir risiko.

Gol dari Denzel Dumfries menjadi pembeda di laga itu dan membuat Inter menutup tahun 2021 dengan kemenangan dan juga berada di puncak klasemen.

Inter vs Torino Denzel Dumfries Jadi Pembeda (@inter_en)
(@inter_en)
- Advertisement -

Tapi mereka harus melakukannya dengan susah payah dengan Torino berhasil mengimbangi mereka secara permainan. Tapi, Inzaghi tetap puas dengan permainan timnya.

“Kami memainkan pertandingan penting, kami pandai mempersiapkannya, kami tahu tekanan keras mereka, kami tahu mereka akan mengacaukan permainan kami, tetapi kami memainkan permainan yang hebat,” ucap Inzaghi seperti dikutip Football5Star.com dari DAZN.

- Advertisement -

“Kami melewatkan gol di babak pertama, kami jelas lebih baik di babak kedua, tetapi kami sangat senang dengan cara kami menyelesaikan tahun ini. Sekarang kami harus mendapatkan kembali energi fisik dan mental sebelum kami memulai lagi (setelah jeda musim dingin).”

Simone Inzaghi: Tak Ada yang Yakin Inter Bisa Scudetto di Awal Musim

Inter Susah Payah Kalahkan Torino, Simone Inzaghi Tetap Puas (Ruetir)
Ruetir

Inter kehilangan tiga pemain bintangnya sekaligus pelatihnya setelah berhasil meraih Scudetto musim lalu.

- Advertisement -

Banyak yang menyebut I Nerazzurri tak akan bisa mempertahankan gelar Scudetto-nya karena hal itu, dan Inzaghi memakluminya. Tapi kini mereka berada di puncak klasemen dan memiliki jarak 4 poin dengan AC Milan di bawahnya.

“Ada banyak harapan dalam diri saya, kemudian setelah dua minggu saya mengenal klub dan orang-orangnya, kemudian saya menunggu jeda internasional dan saya memiliki kepercayaan diri yang besar,” ujar Inzaghi.

“Wajar jika saat ini mudah bagi semua orang untuk mengatakan bahwa Inter adalah favorit (Scudetto), tetapi saya ingat bahwa pada bulan Juli bukan itu masalahnya. Para pemain melakukannya dengan baik, itu harus menjadi insentif bagi kami mulai dari sini.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img