Rio Ferdinand Minta Solskjaer Mengundurkan Diri

BACA JUGA

Football5Star.com, Indonesia – Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, mengklaim Ole Gunnar Solskjaer melakukan “pekerjaan yang bagus” sebagai pelatih United. Tapi dia mengatakan waktu Solskjaer di sana mungkin sudah berakhir.

Pelatih asal Norwegia itu berada di bawah tekanan kuat setelah kekalahan beruntun kandang dari rival Liverpool dan Manchester City.

- Advertisement -

Dalam musim penuh ketiganya sebagai pelatih, Solskjaer diperkirakan akan memenangkan trofi pertamanya sebagai bos Setan Merah, tetapi timnya justru kini berada di posisi keenam dan mereka tersingkir dari Piala Carabao pada bulan September.

Solskjaer Kekalahan Ini Hari Terkelam Saya Sebagai Pelatih Man United (Evening Standard)
Evening Standard

Ferdinand tidak meminta Manchester United memecat Solskjaer, tetapi dia meminta mantan rekan timnya itu mengundurkan diri “dengan kepala tegak.”

- Advertisement -

“Dia benar-benar melakukan apa yang harus dia lakukan. Dia datang dan memberikan harapan lagi kepada para fans, membuat para fans ingin kembali dan menonton tim Anda lagi,” ucap Ferdinand seperti dikutip Football5Star.com, dari Mirror.

“Dia telah melakukan itu. Dia telah melakukan pekerjaan yang hebat dalam hal itu. Tetapi apakah dia akan membawa kita untuk memenangkan gelar? Apakah dia akan membuat kita bersaing untuk memenangkan Liga Champions?

- Advertisement -

“Saya hanya merasa mungkin sudah saatnya tongkat estafet diserahkan. Siapa yang bisa membawa kita sekarang? Dan saya pikir Ole akan pergi sekarang dengan kepala tegak.”

Ferdinand: Banyak Pemain Man United yang Remehkan Solskjaer

Ucapan Pongah Rio Ferdinand Soal Kans Inggris Juara EURO 2020

Eks pemain Leeds itu merasa para pemain United tidak menghargai pelatihnya, jika melihat permainan mereka di lapangan. Ferdinand mengatakan United bermain tanpa identitas.

“Saya tidak melihat filosofi, saya tidak melihat identitas. Ketika saya pergi dan menonton tim saya, jika mereka dikalahkan, itu baiklah. Itu terjadi,” ujarnya.

“Tapi saya ingin melihat tentang apa mereka. Apa yang Anda bisa? Para pemain tidak berlari dan melukai diri mereka sendiri dalam permainan. Saya melihat itu sebagai rasa tidak hormat kepada pelatih dan hampir seperti, ‘Saya tidak takut (Solskjaer)’.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img