Stefano Pioli Tak Peduli Inter Berhasil Jadi Juara Paruh Musim

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, peringatkan Inter yang berhasil menjadi juara paruh musim pasca berhasil membawa timnya menang 4-2 melawan Empoli (23/12/21). Pioli menyebut bahwa perburuan Scudetto masih terbuka lebar.

- Advertisement -

AC Milan berhasil menjaga jarak dengan pemuncak klasemen, Inter pada akhir paruh musim setelah berhasil mengalahkan Empoli 4-2.

Pioli memperingatkan Inter bahwa juara paruh musim belum tentu akan menjadi juara pada akhir musim, seperti apa yang dirasakan AC Milan musim lalu.

Stefano Pioli Tak Peduli Inter Berhasil Jadi Juara Paruh Musim 2 (SempreMilan)
SempreMilan
- Advertisement -

“Ketika Anda kehilangan beberapa pemain kunci dengan karakteristik tertentu, Anda akan kehilangan mereka. Yang penting adalah tetap kompetitif dengan tim-tim papan atas,” ucap Pioli seperti dikutip Football5Star.com dari DAZN.

“Lagi pula, kami memenangkan gelar juara musim dingin musim lalu, tetapi kami akhirnya tidak mendapatkan Scudetto, jadi semuanya terbuka lebar.

- Advertisement -

“Tujuannya adalah untuk terus berkembang. Kami memiliki 66 poin di musim pertama, 79 di musim kedua, targetnya adalah untuk melakukan yang lebih baik.

“Kami mencapai tahap pertengahan sekarang dengan satu poin lebih sedikit dari musim lalu, tetapi saya terus percaya kami bisa menyelesaikan musim dengan lebih banyak poin. Kami berharap bisa lebih baik lagi di tahun 2022.”

Stefano Pioli Beberkan Alasan Mainkan Franck Kessie Sebagai No. 10

Empoli vs AC Milan Kessie Gemilang, I Rossoneri Bawa Pulang 3 Poin (@iF2is)
@iF2is

Pioli secara mengejutkan mencadangkan Brahim Diaz dan memainkan Franck Kessie sebagai nomor 10 di laga lawan Empoli. Dan taktik itu terbukti jitu karena Kessie berhasil mencetak dua gol. Dia menjelaskan alasannya melakukan itu.

“Kami tahu Empoli mengumpan dengan sangat baik dan mereka memiliki sistem yang rumit dengan formasi diamond, jadi kami menginginkan lebih banyak kecepatan dan fisik,” ujarnya.

Dia melanjutkan, “Brahim Diaz juga perlu istirahat, karena belakangan ini dia banyak bermain dan sedikit lelah.”

“Saya puas dengan apa yang tim lakukan malam ini, tetapi juga kemampuan kami untuk bereaksi terhadap kesulitan. Kami tetap menjadi tim muda, tetapi tim yang tahu apa yang diinginkannya.”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img