Steve Darby: Indonesia Cuma Kuda Hitam di SEA Games XXXI

BACA JUGA

Banner Gamespool

Football5Star.com, Indonesia – Timnas U-23 Indonesia datang ke SEA Games XXXI dengan membawa 11 pemain dari tim yang lolos ke final Piala AFF 2020. Namun, hal itu ternyata tak membuat tim asuhan Shin Tae-yong diunggulkan oleh pelatih asal Inggris, Steve Darby.

Bagi Darby, Indonesia tak lebih dari kuda hitam, bukan tim yang difavoritkan meraih medali emas. Meskipun mengakui kekuatan Garuda Muda, dia menilai kandidat utama peraih medali emas tetaplah Thailand dan sang juara bertahan, Vietnam.

- Advertisement -
Steve Darby menilai Thailand dan Vietnam sebagai favorit kuat perebut emas SEA Games XXXI.
the-afc.com

“Fakta (Alexandre) Polking dan Park (Hang-seo) menangani tim menunjukkan bahwa kedua negara itu menganggap ajang ini harus dimenangi. Jadi, ini bukan lagi ajang untuk pengembangan pemain,” urai Steve Darby seperti dikutip Football5Star.com dari The Straits Times.

Secara spesifik, Darby memfavoritkan Thailand. “Jika harus memilih tim yang akan juara, saya akan memilih Thailand. Liga domestik mereka adalah yang terbaik di kawasan ini dan dari sanalah para pemain berasal. Selain itu, mereka juga punya pelatih bagus,” ujar pelatih berumur 55 tahun itu.

- Advertisement -

Steve Darby Berharap Kejutan

Lalu, bagaimana dengan Vietnam yang masih ditangani Park Hang-seo? Darby mengungkapkan satu handicap. Itu adalah perubahan skuat yang hampir total karena adanya pembatasan umur di SEA Games. Dia melihat skuat The Golden Star Warriors saat ini tak sebagus tiga tahun lalu.

“Saya pikir istilah juara bertahan tidaklah tepat di SEA Games karena biasanya ada perubahan pemain menyeluruh di setiap tim. Ini juga mengeliminasi konsep revans karena ini adalah pengalaman baru baru kebanyakan pemain,” kata Darby lagi.

- Advertisement -
Thailand paling diunggulkan Steve Darby untuk merebut medali emas SEA Games XXXI.
matichon.co.th

Terlepas dari kecenderungannya melihat Thailand dan Vietnam sebagai favorit kuat, Darby berharap ada kejutan. Menurut dia, potensi itu ada karena para pemain yang berlaga di SEA Games memiliki motivasi khusus, yakni kebanggaan nasional.

“Tim kejutan yang meraih hasil aneh dapat mengubah peta turnamen. Hasil mengejutkan akan membuat Vietnam atau Thailand tergeser dari puncak dan membuat mereka bersua di semifinal,” ucap pelatih yang merebut medali emas sepak bola putri SEA Games XXI bersama Vietnam itu.

Potensi kejutan itu dilihat ada pada beberapa tim, termasuk timnas U-23 Indonesia. “Laos berkembang dan mungkin meraih hasil mengejutkan. Tidak mungkin juga memprediksi performa Myanmar dan Filipina sebelum bertanding. Lalu, Malaysia dan Indonesia juga tim yang bagus,” kata dia.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img