Sven-Goran Eriksson Ingin Lebih Dikenal Karena Prestasi

BACA JUGA

Fajar Abdillah
we're having a good and happy life in a different way check out @abdillaaaah on Instagram if you mind :)

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih legendaris Serie A, Sven-Goran Eriksson, mengaku prihatin dengan anggapan publik terhadap dirinya. Ia merasa masyarakat lebih mengenalnya bukan karena prestasi di lapangan hijau, akan tetapi melalui masalah kehidupan pribadinya. Eriksson sempat beberapa kali tersandung oleh skandal yang melibatkan dirinya dan beberapa wanita.

“Sedih rasanya lebih dikenal karena wanita ketka orang mendengar namaku. Aku ingin orang-orang berpikir tentang sepak bola dan segala hal positif yang pernah aku raih,” kata Eriksson.

- Advertisement -

Pria kelahiran Sunne, 69 tahun siam tersebut pernah merengkuh scudeto di awal era milenium. Eriksson berhasil membawa Lazio sebagai tim terbaik pada musim 1999-2000.

“Contohnya saat aku bersama Nancy. Aku tidak pernah meragukannya meskipun tidak aku nikahi. Tapi media Inggris tidak melihatnya demikian. Mau dikata apa lagi? Aku memang mudah jatuh cinta,” ungkap Sven.

- Advertisement -

“Tapi akau sangat bersenang-senang di Inggris. Akan tetapi risikonya adalah akan sangat banyak papparazzi yang berkeliran apakah itu di rumah, atau perahu tempat Anda berlibut.Bagian itu sangat menyenangkan,” lanjutnya.

Eriksson tercatat pernah melatih beberapa klub dan menyumbangkan gelar di sana. Seperti Coppa Italia 1986 bersama AS Roma, dan mengulanginya bersama Sampdoria delapan tahun berselang. Dirinya juga pernah mengantarkan Benfica juara tiga kali liga domestik.

- Advertisement -

Jika ia mengatakan bahwa karier terbaiknya adalah saat melatih Lazio, jawabannya cukup berasalan. Karena bersama tim ibu kota Italia itu lah ia meraih Winner’s Cup dan Piala Super Eropa.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img