Syahrian Abimanyu Didenda Rp136,9 Juta Jika Salah Gunakan Media Sosial

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com Indonesia – Pemain Indonesia, Syahrian Abimanyu, harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Pasalnya, juara 8 kali Liga Super Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT), akan memberi denda RM40.000 (sekitar Rp136,9 juta) jika pemainnya menyalahgunakan media sosial.

Sebagai anggota skuat JDT, aturan tersebut tentunya juga berlaku kepada Abimanyu. Apalagi, pemilik JDT, Tunku Ismail Sultan Ibrahim, memasukkan regulasi tersebut ke dalam kontrak setiap pemainnya.

Bos Klubnya Syahrian Abimanyu Marah-Marah: Tak Suka? Pintunya Terbuka
Instagram @hrhcrownprinceofjohor
- Advertisement -

Tunku Ismail menjelaskan, hukuman itu tak cuma berlaku untuk pemain. Pelatih JDT pun akan diberlakukan serupa jika melakukan pelanggaran. Selain penggunaan media sosial, ada beberapa poin aturan lain yang diberlakukan, termasuk kedisiplinan latihan.

“Kalau pemain menyalahgunakan media sosial, denda RM40,000 dan itu ada dalam kontrak pemain. Sebab kita ada etika kerja. Kalau telat datang ke sesi latihan, denda RM15,000, tidak ada main-main dalam JDT. Akhyar Rashid pernah telat sekali, kena denda juga,” ucap Tunku Ismail, dikutip Football5star dari media Malaysia.

Aturan Tak Cuma Khusus untuk Syahrian Abimanyu dkk

Syahrian Abimanyu Johor Darul Ta'zim vs Sabah FC 3 - facebook Johor Southern Tigers
Facebook Johor Southern Tigers

Menariknya, tak cuma anggota langsung dari klub JDT seperti Abimanyu yang terkena dampak aturan ketat tersebut. Anggota keluarga pemain, khususnya istri, pun dituntut menjaga penggunaan media sosial.

“Jika istri (pemain) juga menyalahgunakan atai tidak mengawal media sosial yang mencemarkan nama baik klub, pemainnya yang akan terkena denda. Kalau pelatih telat latihan, pengurus juga kena denda karena pelatih ada dua jam sebelum latihan. Kalau gaji tak cukup, berhutang!” bilang Tunku Ismail menambahkan.

Johor Darul Ta'zim Syahrian Abimanyu Liga Malaysia 1 - Facebook Johor Southern Tigers
Facebook Johor Southern Tigers

Sebelumnya, salah satu pemain JDT, Syafiq Ahmad, juga pernah mendapat teguran keras akibat perilakunya di media sosial twitter. Hal itu membuat Tunku Ismail geram dan berujung permintaan maaf terbuka dari SYafiq.

Pemberlakuan aturan ketat yang berujung denda menandakan profesionalitas di tubuh JDT. Memang, hal-hal semacam itu tidaklah asing di dunia sepak bola profesional. Sebagai contoh, Frank Lampard ketika masih melatih Chelsea, pernah menjatuhkan denda kepada pemain yang telat datang latihan.

- Advertisement -

You Might also like

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img