Tammy Abraham Ungkap Bujukan Mourinho untuk Dirinya

BACA JUGA

Banner Baru Gamespool

Football5star.com, Indonesia – Tammy Abraham menjadi salah satu perekrutan terbaik AS Roma di awal musim ini. Tujuh kali bertanding, Tammy Abraham mencetak 2 gol dan 3 assist.

- Advertisement -

Tammy direkrut AS Roma dari Chelsea dengan mahar sebesar 40 juta euro dan diikat kontrak selama 5 tahun di Stadion Olimpico. Tammy mengaku bahwa keputusannya untuk pindah ke Roma tak lepas dari bujukan pelatih Jose Mourinho.

Tammy Abraham Bingung dengan Mereka yang Menolak Vaksin Covid-19

“Hal pertama yang dia katakan kepada saya adalah, apakah Anda ingin menikmati matahari atau tinggal di bawah hujan?,” ucap Tammy seperti dikutip Football5star.com dari Mail Online, Kamis (7/10/2021).

“Saya tertawa. Awalnya saya tidak terlalu memikirkannya. Saya ingin berada di Liga Inggris dan saya ingin tinggal di sini. Ini adalah rumah,”

“Saya harus sedikit membuka pikiran dan membuat pilihan dan saya memilih Italia serta tidak akan mengubahnya. Saya bisa melihat ke mana Mourinho ingin Roma pergi dan saya ingin menjadi bagian dari proses itu,” tambah Tammy Abraham.

AS Roma vs Udinese Tammy Abraham Jadi Pembeda (@ASRomaEN)
@ASRomaEN

“Dia adalah pria yang baik dan telah membantu saya sejauh ini. Saya telah belajar banyak secara taktis, sebanyak yang saya miliki sepanjang hidup saya. Jose mengatakan para penggemar akan melihat saya untuk membawa hal baru ke dalam tim,”

Tammy Abraham dan Vaksin Covid-19

Di sisi lain, Tammy Abraham buka suara soal sikap pemain dari Liga Inggris yang sepertinya enggan untuk divaksin Covid-19.

Fikayo Tomori, bek AC Milan yang baru dipanggil ke timnas Inggris enggan untuk mengatakan apakah dirinya sudah divaksin atau belum. Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate mengaku juga tak mengetahui ada berapa pemain yang sudah divaksin.

Hellas Verona vs AS Roma, Tammy Abraham - Twitter @OfficialASRoma
Twitter @OfficialASRoma

“Mungkin itu adalah hal pribadi. Orang berhak melakukan apa yang ingin mereka lakuka dengan tubuh mereka. Tapi bagi saya itu adalah situasi yang berbeda,” ucap striker AS Roma itu.

“Saya divaksinasi. Itu adalah pilihan pribadi. Saya telah tertular virus itu sebelumnya. Saya di Italia dan bagi saya itu adalah hal yang benar untuk dilakukan,” tambahnya.

“Setiap orang berhak melakukan apa yang ingin mereka lakukan dan apa yang bersifat pribadi. Mereka harus membuat keputusan untuk apa yang ingin mereka perbuat,”

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img