Tes Swab UEFA Dianggap Bermasalah, Ini Penjelasan Ahli Patologi

BACA JUGA

Football5star.com, Indonesia – Tes swab yang dilakukan Induk Sepak Bola Eropa (UEFA) kembali memunculkan tanda tanya. Beberapa pemain Lazio dinyatakan positif covid-19 sebelum pertandingan.

Tiga pemain Lazio, Thomas Strakosha, Lucas Leiva, dan Ciro Immobile sempat diyatakan positif covid-19 beberapa jam sebelum laga melawan Zenit St Petersburg. Tapi pada tes swab kedua ketiganya dinyatakan negatif.

- Advertisement -

Kondisi ini pun memunculkan tanda tanya besar terkait akurasi tes yang dilakukan UEFA. Pasalnya ini bukan kali pertama terjadi.

Lazio vs Dortmund Die Borussen Tak Berdaya di Olimpico - Ciro Immobile
@OfficialSSLazio

Sebelumnya bintang Inter Milan, Achraf Hakimi juga bernasib serupa. Dan ketika dia melakukan tes swab lagi bersama Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) hasilnya negatif.

- Advertisement -

Masalah pelik ini kemudian mengundang komentar Asosiasi Patologi dan Kedokteran laboratorium Dunia, Roberto Verna. “UEFA dan FIGC harus mencapai semacam konsensus. Para ahli harus diajak berkonsultasi untuk menyetujui viral load apa yang menjadi hasil positif,” katanya kepada Radio TMW, Kamis (5/11/2020).

“Tes PCR mencari asam nukleat virus yang kemudian diperkuat di laboratorium untuk membuatnya terlihat secara kuantitatif. Bisa saja positif dengan viral load yang berbeda dan juga infektif yang berbeda. Antibodi bagaimana pun adalah sistem untuk menemukan antigen pada kapsul virus,” ia menjelaskan.

- Advertisement -

Terkait kasus Lazio, Roberto Verna menilai klub ibu kota tidak melakukan kesalahan. “Dalam kasus covid-19 ada tiga gen yang menghasilkan tiga protein berbeda dalam kapsul. Dari jumlah itu tampaknya satu tidak menunjukkan apakah seseorang terinfeksi, tapi itu mengarah pada hasil positif dalam tes UEFA,” sambungnya.

“Lazio tidak membuat kesalahan. Itu tergantung pada siapa yang memutuskan mana yang positif dan yang tidak. UEFA punya interpretasi yang sangat spesifik, sedangkan di Italia kami mengatakan orang yang sama tidak positif karena parameter yang berbeda,” tutup Roberto Verna.

- Advertisement -

More From Author

- Advertisement -

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img